Keuangan.id – 01 Mei 2026 | PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan nilai tambah bagi pemegang saham melalui pembagian dividen yang signifikan. Pada tahun 2026, BRI mengumumkan total dividen sebesar Rp52,1 triliun, mencerminkan kinerja keuangan yang solid meskipun berada dalam situasi ekonomi global yang penuh gejolak.
Dividen tersebut dibagi kepada para pemegang saham dengan besaran Rp450 per saham, menjadikan BRI salah satu perusahaan publik dengan imbal hasil paling menarik di pasar modal Indonesia.
| Total Dividen | Dividen per Saham |
|---|---|
| Rp52,1 Triliun | Rp450 per saham |
Untuk menjaga kinerja tetap unggul, BRI mengimplementasikan beberapa strategi kunci:
- Digitalisasi Layanan: Memperluas platform perbankan digital untuk meningkatkan penetrasi nasabah dan menurunkan biaya operasional.
- Ekspansi Kredit Produktif: Memfokuskan penyaluran kredit ke sektor UMKM dan agribisnis yang memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang.
- Manajemen Risiko Proaktif: Memperkuat kebijakan pengendalian risiko kredit dan likuiditas untuk menghadapi ketidakpastian pasar global.
- Efisiensi Biaya: Mengoptimalkan proses internal serta melakukan restrukturisasi jaringan cabang guna meningkatkan profitabilitas.
Di tengah gejolak ekonomi global, termasuk fluktuasi nilai tukar, inflasi tinggi, dan tekanan geopolitik, BRI menilai bahwa pendekatan yang terintegrasi antara inovasi teknologi dan pengelolaan risiko yang ketat akan menjadi kunci untuk mempertahankan pertumbuhan yang berkelanjutan.
Dengan dividen yang menarik dan strategi yang terarah, BRI berharap dapat terus menjadi pilihan utama investor yang menginginkan stabilitas dan imbal hasil yang kompetitif.











