Keuangan.id – 29 April 2026 | Río de Janeiro menjadi saksi bagi Botafogo untuk menambah tiga angka kemenangan di fase grup E Copa Sudamericana. Pada 28 April 2026, tim asal Brasil menaklukkan Independiente Petrolero dari Bolivia dengan skor akhir 3-0, memperkuat posisi puncak mereka dalam klasemen.
Ringkasan Pertandingan
Gol pertama tercipta pada menit ke-14 ketika Mateo Ponte memanfaatkan umpan terobosan, menempatkan Botafogo unggul lebih awal. Gol kedua muncul pada menit ke-16 babak kedua, dipastikan oleh Álvaro Montoro yang memanfaatkan bola rebote setelah tendangan bebas Alex Telles menamparkan tiang gawang lawan. Newton menutup skor pada menit ke-31 dengan tendangan keras dari luar kotak penalti, menjadikan hasil akhir 3-0.
Formasi dan Susunan Pemain
Pelatih Franclim Carvalho menurunkan skema 4‑5‑1 dengan Neto di antara tiang gawang. Barisan belakang terdiri atas Mateo Ponte, Alexander Barboza, Bastos, dan Alex Telles. Lini tengah diisi Cristian Medina, Allan, Kadir Barría, Álvaro Montoro, dan Edenílson, sedangkan Arthur Cabral menjadi penyerang tunggal. Di pihak lawan, Thiago Leitão menurunkan formasi serupa 4‑5‑1 dengan Jhohan Gutiérrez sebagai kiper, didukung oleh Saúl Torres, Luis Palma, Eduardo, dan Francisco Rodríguez di pertahanan.
Statistik Kunci
| Tim | Penguasaan Bola | Tembakan | Pass Akurat | Kartu |
|---|---|---|---|---|
| Botafogo | 58% | 15 | 30 | 2 kuning |
| Independiente Petrolero | 42% | 7 | 18 | 2 kuning |
Jadwal, Siaran, dan Dampak Klasemen
Pertandingan dimulai pukul 18.00 WIB (19.00 di Brasil) dan disiarkan secara internasional melalui ESPN 2, Disney+ Premium, Prime Video, serta ESPN Deportes. Di Bolivia, penonton dapat menontonnya di Tigo Sports (saluran 502, 709, 402). Kemenangan ini menambah tiga poin bagi Botafogo, menjadikan mereka pemimpin grup E dengan total tujuh poin. Sementara itu, Independiente Petrolero tetap berada di dasar klasemen tanpa poin.
Berbekal kemenangan ini, Botafogo akan menjamu Racing Club pada 6 Mei, sementara Independiente Petrolero akan berupaya bangkit melawan Caracas pada 5 Mei di kandang. Jika Botafogo terus mengumpulkan poin, mereka berada pada posisi kuat untuk melaju ke fase knockout.
Secara keseluruhan, penampilan kolektif Botafogo menunjukkan kedalaman skuad dan taktik yang matang, sementara Independiente Petrolero harus memperbaiki lini pertahanan dan efisiensi serangannya bila ingin tetap bersaing di grup.











