Berita  

BMKG Peringatan Dini: Waspada Hujan Lebat dan Genangan di 13 Kecamatan Lampung

BMKG Peringatan Dini: Waspada Hujan Lebat dan Genangan di 13 Kecamatan Lampung
BMKG Peringatan Dini: Waspada Hujan Lebat dan Genangan di 13 Kecamatan Lampung

Keuangan.id – 22 Mei 2026 | Pada hari ini, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Lampung. Dengan intensitas sedang hingga lebat, hujan berpotensi terjadi di sejumlah wilayah dan dapat memicu genangan maupun peningkatan debit air sungai.

Pemerintah Kota Bandar Lampung juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan masih berlangsung hingga beberapa tujuh hari ke depan. Curah hujan yang terjadi saat ini berpotensi meningkatkan debit air permukaan, terutama di kawasan dataran rendah dan wilayah dengan drainase yang kurang optimal.

Wilayah yang Berpotensi Terdampak

  • Kedaton
  • Sukarame
  • Tanjungkarang Barat
  • Panjang
  • Tanjungkarang Timur
  • Tanjungkarang Pusat
  • Telukbetung Selatan
  • Telukbetung Barat
  • Telukbetung Utara
  • Rajabasa
  • Tanjung Senang
  • Sukabumi
  • Labuhan Ratu
  • Way Halim
  • Langkapura
  • Enggal
  • Kedamaian
  • Telukbetung Timur
  • Bumi Waras

Faktor yang Mempengaruhi Cuaca Ekstrem

Rudy Haryanto, Kasi Data dan Informasi BMKG Lampung, menjelaskan bahwa dinamika atmosfer di wilayah Indonesia turut mendukung terbentuknya awan hujan di sebagian wilayah Indonesia, termasuk Sumatra bagian utara hingga selatan. Salah satu faktor yang mempengaruhi cuaca ekstrem adalah fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) yang saat ini berada di fase 4 atau Maritime Continent.

Kondisi MJO tersebut berkontribusi terhadap pembentukan awan hujan di sebagian wilayah Indonesia, termasuk Sumatra bagian utara hingga selatan. Lebih lanjut, kelembapan udara pada lapisan 850 hingga 500 mb di wilayah Lampung bagian utara dan barat juga terpantau berada pada kategori sedang hingga tinggi.

Kesan dan Dampak Cuaca Ekstrem

Cuaca buruk dapat menyebabkan genangan di permukiman dan ruas jalan, serta jarak pandang menurun dan kondisi jalan menjadi licin. Hal ini berisiko mengganggu aktivitas masyarakat dan pengguna kendaraan.

Kesimpulan

BMKG mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan masih berlangsung hingga beberapa tujuh hari ke depan. Dengan demikian, masyarakat dapat mengambil langkah-langkah pencegahan untuk menghindari dampak cuaca ekstrem.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *