Keuangan.id – 09 April 2026 | Setelah masa Idul Fitri, unit bisnis gadai Pegadaian menunjukkan peningkatan signifikan. Menurut data internal, rata-rata pinjaman harian melonjak hingga Rp 1,4 triliun, melampaui tingkat sebelum libur panjang.
Peningkatan ini dipengaruhi oleh dua faktor utama:
- Harga emas yang berada di atas Rp 2,3 juta per gram, menjadikan gadai emas pilihan menarik bagi nasabah.
- Kebutuhan likuiditas masyarakat pasca perayaan Lebaran, termasuk pembelian kebutuhan rumah tangga dan pembayaran hutang.
Dengan volume pinjaman harian sebesar itu, Pegadaian mencatat pertumbuhan transaksi gadai yang mencapai hampir 20% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pendapatan dari bunga dan biaya administrasi turut naik, memperkuat kontribusi unit ini terhadap laba keseluruhan perusahaan.
Para analis memperkirakan tren ini dapat berlanjut selama harga emas tetap tinggi dan konsumsi pasca Lebaran tetap kuat. Namun, mereka juga mengingatkan bahwa fluktuasi nilai tukar dan kebijakan moneter dapat memengaruhi permintaan gadai di masa mendatang.
Secara keseluruhan, kinerja bisnis gadai Pegadaian pasca Lebaran mencerminkan peran penting lembaga keuangan mikro dalam menyediakan akses kredit cepat bagi masyarakat Indonesia.











