BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah
BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Keuangan.id – 09 April 2026 | Bank Indonesia (BI) menegaskan bahwa ruang untuk menurunkan suku bunga acuan semakin terbatas akibat ketegangan yang meningkat di Timur Tengah. Gubernur BI, Perry Warjiyo, menyatakan bahwa meskipun suku bunga tetap pada 4,75 persen, kebijakan ke depan akan lebih berfokus pada menjaga stabilitas ekonomi dan ketahanan terhadap tekanan eksternal.

  • Ruang penurunan suku bunga menjadi sempit, sehingga BI memprioritaskan stabilitas.
  • Imbal hasil SRBI akan dinaikkan untuk menarik aliran modal asing dan menstabilkan nilai tukar rupiah.
  • BI memperkuat koordinasi fiskal‑moneter dengan membeli Surat Berharga Negara (SBN) senilai Rp90,05 triliun hingga Maret 2026.

Untuk menambah daya tarik investasi asing, BI berencana meningkatkan imbal hasil Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) pada tahun 2026. Langkah ini dimaksudkan untuk menyeimbangkan kebutuhan stabilisasi nilai tukar, intervensi pasar, dan mengurangi tekanan outflow modal, sambil tetap memastikan likuiditas perbankan berada pada level yang memadai. M0 dipertahankan di angka double digit, sekitar 13,3 persen, untuk mendukung kecukupan likuiditas.

Selain kebijakan suku bunga, BI terus berperan aktif dalam pasar sekunder Surat Berharga Negara. Total pembelian SBN oleh bank sentral hingga Maret 2026 tercatat mencapai Rp90,05 triliun, mencerminkan sinergi antara kebijakan fiskal dan moneter untuk menjaga stabilitas keuangan nasional.

Secara keseluruhan, BI menyesuaikan kebijakan moneter dengan bobot lebih besar pada aspek stabilitas, mengingat ketidakpastian global yang dipicu oleh konflik di Timur Tengah. Kebijakan ini diharapkan dapat menahan tekanan inflasi, menjaga nilai tukar, serta mempertahankan aliran modal masuk yang penting bagi pertumbuhan ekonomi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *