Keuangan.id – 20 April 2026 | Bank Indonesia (BI) memperkirakan suku bunga acuan akan tetap stabil dalam beberapa kuartal ke depan. Kebijakan ini diharapkan menjadi titik balik bagi profitabilitas perbankan setelah periode penurunan margin bunga bersih.
Dampak Stabilitas Suku Bunga Terhadap Laba Bank
Dengan suku bunga yang tidak berubah, bank dapat merencanakan kembali strategi penyaluran kredit dan pengelolaan biaya dana. Hal ini memungkinkan peningkatan pendapatan bunga bersih serta memperbaiki rasio NIM (Net Interest Margin).
Rekomendasi Saham Bank Besar
Berikut daftar rekomendasi saham bank yang diproyeksi akan mendapatkan manfaat dari kebijakan BI tersebut:
- BBCA – Bank Central Asia, dengan basis nasabah ritel yang kuat.
- BBRI – Bank Rakyat Indonesia, unggul dalam pembiayaan mikro dan UMKM.
- BMRI – Bank Mandiri, memiliki diversifikasi pendapatan yang luas.
- BBNI – Bank Negara Indonesia, fokus pada korporasi dan pasar internasional.
Analisis menunjukkan bahwa meskipun harga saham bank-bank besar masih tertekan secara year‑to‑date, prospek jangka menengah tetap positif bila suku bunga tetap tahan suku bunga seperti yang diproyeksikan.
Investor disarankan untuk memperhatikan indikator likuiditas, kualitas aset, serta kebijakan dividen masing‑masing bank sebelum menambah posisi.











