Berita  

Bene Dion Garap Film Musikal Batak Pertama di Indonesia: ‘Pulang Kampung’ Siap Menggugah Hati Penonton

Bene Dion Garap Film Musikal Batak Pertama di Indonesia: 'Pulang Kampung' Siap Menggugah Hati Penonton
Bene Dion Garap Film Musikal Batak Pertama di Indonesia: 'Pulang Kampung' Siap Menggugah Hati Penonton

Keuangan.id – 18 April 2026 | Jakarta, 18 April 2026 – Sutradara muda yang baru-baru ini menggebrak industri hiburan dengan film komedi “Ngeri Ngeri Sedap”, Bene Dion kembali mengukir prestasi baru. Kali ini ia menyiapkan film drama musikal bertajuk Pulang Kampung, yang diklaim sebagai film musikal Batak pertama di Indonesia. Proyek ambisius ini digelar oleh rumah produksi Imajinari dan dijadwalkan akan tayang pada akhir tahun 2026.

Konsep dan Inspirasi

Ide Pulang Kampung lahir dari pengalaman pribadi Bene saat menonton film Ngeri Ngeri Sedap bersama komunitas gereja Batak. Ia menyaksikan adegan sedih di mana lagu tradisional “Uju Ni Ngolukkon” dibawakan secara melankolis, namun diikuti oleh sorakan nyanyian kolektif penonton. “Itu memicu saya untuk membuat film yang tidak hanya menampilkan budaya Batak, tetapi juga mengajak penonton bernyanyi bersama,” ungkapnya dalam konferensi pers yang digelar di Studio Sepat 72, Jakarta Selatan, pada 17 April 2026.

Sinopsis Cerita

Film ini mengisahkan Daniel, seorang pemuda Batak kelahiran Jakarta yang dipaksa orang tuanya untuk mencalonkan diri sebagai legislatif demi melanjutkan warisan keluarga. Saat kembali ke kampung halaman di Sumatra Utara, Daniel menemukan dirinya terjebak dalam perjalanan emosional yang tak terduga. Ia bertemu Uli, seorang gadis lokal yang memperkenalkannya pada keindahan budaya Batak, termasuk tarian, adat, dan lagu tradisional. Di tengah proses pencarian jati diri, Daniel harus memilih antara ambisi politik dan cinta sejati.

Tim Produksi dan Pemain

Selain Bene Dion yang memegang peran sebagai sutradara sekaligus penulis skenario, film ini didampingi oleh co-director Kristo Immanuel. Produser Dipa Andika menegaskan, “Kami berkomitmen menghasilkan film musikal Batak pertama yang autentik dan menghibur.”

Pemeran utama dipilih melalui proses casting yang ketat. Vanessa Zee dan Axelo Nababan, keduanya pernah menjadi kontestan Indonesian Idol Season 13, dipercaya memerankan peran kunci. Meskipun masih terbilang pendatang baru di dunia peran film, keduanya menunjukkan progres cepat dalam sesi reading. “Dua atau tiga kali reading saja, kami sudah yakin mereka cocok,” kata Bene Dion. Judika Sihotang, penyanyi senior, turut bergabung sebagai karakter pendukung yang memberikan kedalaman pada alur cerita.

Musik dan Lagu

Musik menjadi jantung utama Pulang Kampung. Sebanyak sembilan lagu Batak telah diaransemen ulang oleh Vicky Sianipar, menyesuaikan dengan alur naratif film. Setiap lagu dirancang agar penonton dapat ikut bernyanyi, menjadikan film ini bukan sekadar tontonan visual melainkan pengalaman musikal interaktif.

Jadwal Syuting dan Lokasi

Syuting resmi dimulai pada 23 April 2026 dan direncanakan berlangsung selama 26 hari. Lokasi pengambilan gambar meliputi area ikonik Sumatra Utara seperti Danau Toba, Pulau Samosir, serta beberapa adegan di Jakarta untuk menggambarkan kontras antara kehidupan kota dan kampung halaman.

Tantangan dan Harapan

Salah satu kekhawatiran yang diungkapkan Bene Dion adalah tingkat familiaritas penonton Batak terhadap genre musikal. “Kami khawatir sebagian penonton belum terbiasa dengan format ini, tapi kami percaya musik dapat menjadi jembatan,” ujarnya. Produser Dipa Andika menambahkan bahwa promosi intensif akan dilakukan, termasuk pertunjukan preview di komunitas Batak untuk mengedukasi dan membangun antisipasi.

Dengan menggabungkan unsur budaya, musik tradisional, dan cerita cinta modern, Pulang Kampung diharapkan menjadi tonggak baru dalam perfilman Indonesia. Jika berhasil, film ini tidak hanya membuka peluang bagi genre musikal daerah, tetapi juga menegaskan posisi Bene Dion sebagai sutradara visioner yang mampu mengangkat keragaman budaya bangsa ke layar lebar.

Seiring produksi yang semakin mendekati tahap akhir, para penggemar film Indonesia dan pecinta budaya Batak menantikan rilis resmi yang dijadwalkan pada akhir 2026. Dengan dukungan tim kreatif, cast berbakat, serta musik yang menyentuh hati, Pulang Kampung berpotensi menjadi karya yang mengukir sejarah baru dalam sinema nasional.

Exit mobile version