Keuangan.id – 25 April 2026 | Saham Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatat penurunan tajam sebesar 5,84 % selama periode 20–24 April 2026, menutup pada level Rp6.050 per lembar.
Aksi Jual Agresif
Penurunan ini dipicu oleh aksi jual yang intensif dari beberapa broker. Data menunjukkan broker BK, AK, dan RX menjadi yang paling aktif menurunkan posisi mereka pada BBCA.
- Broker BK – Menjual paling banyak dalam volume harian, berkontribusi signifikan pada tekanan jual.
- Broker AK – Mengikuti jejak BK dengan penjualan besar, menambah beban jual di pasar.
- Broker RX – Menjadi pihak ketiga yang juga melakukan penjualan agresif, melengkapi aksi penurunan.
Data Pergerakan Harga
| Tanggal | Harga Penutupan (Rp) | Perubahan (%) |
|---|---|---|
| 20 Apr 2026 | 6.430 | – |
| 21 Apr 2026 | 6.310 | -1,87 |
| 22 Apr 2026 | 6.200 | -1,74 |
| 23 Apr 2026 | 6.100 | -1,61 |
| 24 Apr 2026 | 6.050 | -0,82 |
Secara keseluruhan, tekanan jual dari broker BK, AK, dan RX menjadi faktor utama yang menyebabkan BBCA terjun ke zona support penting. Investor disarankan memantau level support berikutnya serta kebijakan moneter yang dapat mempengaruhi sentimen pasar.











