Keuangan.id – 15 April 2026 | Bank Muamalat menargetkan pertumbuhan signifikan pada lini layanan bank garansi, khususnya yang berkaitan dengan paket perjalanan haji dan umrah. Meskipun kondisi makroekonomi masih dipengaruhi oleh ketidakpastian global, manajemen bank menilai sektor travel religi memiliki prospek stabil karena tingginya permintaan tahunan.
Strategi utama yang diungkapkan meliputi:
- Peningkatan kerja sama dengan biro perjalanan haji dan umrah untuk menyediakan jaminan pembayaran bagi jamaah.
- Pengembangan produk garansi yang sesuai dengan prinsip syariah, sehingga dapat menarik lembaga travel yang mengutamakan kepatuhan regulasi.
- Penerapan teknologi digital untuk mempercepat proses aplikasi dan pencairan garansi.
Bank Muamalat juga menilai bahwa volume transaksi garansi dapat meningkat sejalan dengan kebijakan pemerintah yang mendorong peningkatan kuota haji dan umrah. Analisis internal memperkirakan kenaikan nilai garansi hingga 15‑20 % dalam dua tahun ke depan.
Namun, tantangan tetap ada. Fluktuasi nilai tukar, perubahan kebijakan visa, serta persaingan dari bank konvensional yang juga menawarkan produk serupa menjadi faktor yang perlu dipantau. Untuk mengatasi hal tersebut, bank berencana memperkuat tim risk management dan meningkatkan edukasi kepada mitra travel mengenai manfaat garansi syariah.
Jika target tercapai, layanan bank garansi ini diharapkan dapat menjadi kontributor penting bagi pendapatan non‑bunga Bank Muamalat, sekaligus memperkuat posisinya sebagai lembaga keuangan Islam yang mendukung ekosistem haji dan umrah.
