Keuangan.id – 01 April 2026 | Bank Muamalat mencatat peningkatan signifikan pada laba sebelum pajak tahun 2025, mencapai Rp 30,1 miliar. Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 47,5 % dibandingkan tahun sebelumnya.
Pendorong utama kenaikan tersebut adalah peningkatan pembiayaan dan dana pihak ketiga (DPK). Pembiayaan mengalami kenaikan dua digit, sementara DPK menunjukkan stabilitas dan penambahan yang konsisten, memperkuat basis likuiditas bank.
Berikut rangkuman kinerja keuangan Bank Muamalat pada tahun 2025:
| Tahun | Laba Sebelum Pajak (Rp Miliar) | Pertumbuhan (%) |
|---|---|---|
| 2024 | 20,4 | – |
| 2025 | 30,1 | 47,5 |
Selain pembiayaan dan DPK, bank juga berhasil mengendalikan rasio non-performing loan (NPL) dan meningkatkan efisiensi operasional. Upaya digitalisasi layanan perbankan turut berkontribusi pada peningkatan produktivitas dan penetrasi pasar.
Manajemen Bank Muamalat menargetkan pertumbuhan laba sebelum pajak yang lebih tinggi pada tahun 2026, dengan fokus pada ekspansi pembiayaan produktif dan penguatan jaringan cabang serta platform digital.











