Keuangan.id – 01 April 2026 | Bank Mandiri memperkuat komitmen pendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui peluncuran skema kredit berbasis ekosistem. Inisiatif ini dirancang untuk mempercepat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan memanfaatkan jaringan mitra bisnis, lembaga keuangan non‑bank, serta platform digital.
Selama dua bulan terakhir, Mandiri berhasil menyalurkan KUR senilai Rp 7,35 triliun. Pencapaian ini menegaskan efektivitas pendekatan ekosistem dalam menembus pasar UMKM yang sebelumnya sulit dijangkau.
Elemen utama skema ekosistem
- Kolaborasi lintas sektor: Bank bekerja sama dengan e‑commerce, fintech, dan asosiasi UMKM untuk mengidentifikasi calon penerima kredit.
- Digitalisasi proses: Pengajuan, verifikasi, dan pencairan dana dilakukan secara online, mempercepat waktu penyetujuan dari minggu menjadi hitungan hari.
- Penilaian risiko berbasis data: Analisis transaksi digital dan histori pembayaran membantu menilai kelayakan kredit dengan akurasi tinggi.
Data penyaluran KUR (Juli‑Agustus 2024)
| Bulan | Nilai Penyaluran (Rp Triliun) | Jumlah Penerima |
|---|---|---|
| Juli | 3,45 | 12.800 |
| Agustus | 3,90 | 14.200 |
Dengan total 27.000 pelaku UMKM memperoleh dana dalam periode tersebut, Mandiri berhasil meningkatkan inklusi keuangan serta mendukung pertumbuhan ekonomi mikro.
Ke depan, bank berencana memperluas jaringan mitra, menambah fitur analitik AI untuk penilaian kredit, serta menyasar sektor‑sektor strategis seperti agribisnis dan manufaktur ringan. Diharapkan skema ini dapat menurunkan tingkat kredit macet dan memperkuat ketahanan usaha kecil di tengah dinamika ekonomi nasional.











