Bank Jatim Cetak Laba Rp1,61 Triliun pada 2025, Naik 24,80%

Bank Jatim Cetak Laba Rp1,61 Triliun pada 2025, Naik 24,80%
Bank Jatim Cetak Laba Rp1,61 Triliun pada 2025, Naik 24,80%

Keuangan.id – 31 Maret 2026 | Jakarta – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) melaporkan laba bersih konsolidasi sebesar Rp1,61 triliun untuk tahun 2025, meningkat 24,80 % dibandingkan tahun sebelumnya.

Direktur Utama Winardi Legowo menyebutkan bahwa kenaikan laba didukung oleh struktur pendanaan yang kuat dan perbaikan kualitas aset.

  • Laba bersih: Rp1,61 triliun (+24,80 % yoy)
  • Total aset: Rp168,85 triliun (+42,93 % yoy)
  • Kredit konsolidasi: Rp110,5 triliun (+46,65 % yoy)
  • Dana giro: Rp21,4 triliun (+12,5 % yoy)
  • Jumlah nasabah: naik 5,64 % yoy

Di sisi kredit, segmen konsumer tetap menjadi kontributor utama dengan nilai Rp36,54 triliun, naik 6,20 % yoy, diikuti oleh kredit produktif sebesar Rp30,7 triliun (naik 3,55 %). Pada tingkat bank saja, penyaluran kredit mencapai Rp67,2 triliun, naik 4,98 %.

Bank Jatim menekankan strategi penguatan dana murah melalui layanan transaction banking dan pengembangan ekosistem bisnis. Pendekatan ini mendorong pertumbuhan dana giro dan memperluas basis nasabah.

Untuk menjaga kualitas portofolio, bank melakukan penghapusan kredit sebesar Rp1,03 triliun dengan tingkat pemulihan 18,6 % (setara Rp192 miliar) dan restrukturisasi kredit total Rp4,17 triliun.

Pada 2025, Bank Jatim resmi menjadi induk bagi lima bank pembangunan daerah, yaitu Bank NTB Syariah, Bank Banten, Bank Lampung, Bank Sulawesi Tenggara, dan Bank NTT, memperkuat sinergi permodalan di tingkat regional.

Manajemen menargetkan peningkatan efisiensi operasional, digitalisasi transaksi, serta pendapatan berbasis fee di tahun 2026 sambil tetap memperhatikan batas toleransi risiko.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *