Keuangan.id – 18 April 2026 | Bank Jago, anak perusahaan ARTO, menandai ulang tahun kelima aplikasi Jago dengan pencapaian penting: jumlah pengguna aktif telah melampaui 15,2 juta orang.
Sejak peluncuran pada 2019, aplikasi Jago telah berkembang menjadi platform perbankan digital yang menawarkan layanan mulai dari pembukaan rekening, transaksi transfer, hingga pengelolaan keuangan pribadi. Salah satu fitur yang paling diminati adalah “Kantong Pengeluaran”, yang memungkinkan nasabah mengelompokkan dana untuk kebutuhan harian seperti makan, belanja, dan pembayaran tagihan.
- Kantong Pengeluaran: Digunakan untuk mengatur anggaran harian, memudahkan pengguna melacak pengeluaran secara real time.
- Transfer Instan: Memungkinkan pengiriman dana ke rekening lain dalam hitungan detik.
- Pembayaran Tagihan: Integrasi dengan berbagai penyedia layanan untuk pembayaran listrik, air, internet, dan lain‑lain.
- Investasi Mikro: Fitur baru yang memungkinkan pengguna berinvestasi dengan nominal kecil.
Pencapaian 15,2 juta pengguna menandakan pertumbuhan yang signifikan dibandingkan lima tahun lalu, ketika jumlah nasabah masih berada di bawah satu juta. Pertumbuhan ini didorong oleh strategi pemasaran yang menargetkan segmen muda dan kelas menengah, serta penambahan fitur yang responsif terhadap kebutuhan keuangan sehari‑hari.
Bank Jago juga mengumumkan rencana pengembangan lebih lanjut, termasuk peningkatan keamanan transaksi dengan teknologi biometrik, serta kolaborasi dengan e‑commerce untuk memperluas ekosistem layanan digital.
Dengan basis pengguna yang terus bertambah, Bank Jago berharap dapat memperkuat posisinya di pasar perbankan digital Indonesia dan menjadi pilihan utama bagi konsumen yang mengutamakan kemudahan, kecepatan, dan kontrol penuh atas keuangan pribadi.











