Keuangan.id – 12 Maret 2026 | Jakarta, 12 Maret 2026 – Grab Indonesia menyelesaikan penyaluran Bonus Hari Raya (BHR) 2026 kepada lebih dari 400 ribu mitra pengemudi pada Senin, 9 Maret 2026. Program ini dilaksanakan melalui dompet digital OVO Cash, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto yang diumumkan pada konferensi pers pemerintah tanggal 3 Maret 2026.
Anggaran dan Lingkup Penyaluran
Untuk tahun ini, Grab menggandakan alokasi anggaran BHR menjadi antara Rp100 miliar hingga Rp110 miliar. Peningkatan dana tersebut bertujuan memperluas manfaat bagi mitra yang aktif dan produktif di platform, sekaligus menegaskan komitmen perusahaan dalam rangkaian program “Grab Untuk Indonesia: Dukungan untuk Mitra Pengemudi dalam 3 Babak”. BHR menjadi babak kedua, mengusung semangat “Memberi Makna”.
Struktur Nominal dan Kategori Penerima
Program BHR 2026 dibagi ke dalam empat kelompok penerima: Jawara, Kesatria, Pejuang, dan Anggota. Setiap kelompok memiliki rentang nominal yang berbeda, disesuaikan dengan segmen kendaraan dan tingkat produktivitas.
- Mitra roda dua (GrabBike): nilai BHR mulai dari Rp150.000 (kategori Anggota) hingga Rp850.000 (kategori Jawara). Nilai terendah naik tiga kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
- Mitra roda empat (GrabCar, GrabTruck): nilai BHR mulai dari Rp200.000 (Anggota) hingga Rp1.600.000 (Jawara).
Penentuan kategori didasarkan pada indikator kinerja seperti jumlah order selesai, tingkat penyelesaian, jam online, rating, dan kepatuhan terhadap standar layanan serta Kode Etik Grab.
Proses Penyaluran via OVO Cash
Grab menggunakan OVO Cash sebagai kanal utama. Mitra yang telah memiliki akun OVO dengan nomor handphone yang terdaftar di aplikasi GrabDriver otomatis menerima dana ke dalam dompet digital mereka. Pendekatan ini memastikan distribusi berjalan tuntas, cepat, dan mudah diakses.
Reaksi Mitra Pengemudi
Berbagai mitra mengungkapkan rasa terima kasih atas bantuan tersebut. Indra, seorang mitra GrabBike di Tangerang Selatan, menerima BHR tier Jawara sebesar Rp850.000 dan menyatakan, “Saya berterima kasih kepada Grab dan Presiden Prabowo. Bonus ini sangat membantu persiapan Lebaran.” Muhammad Iqbal Anas, mitra GrabCar di Makassar, menerima Rp1,6 juta dan menilai bantuan tersebut “sangat membantu kebutuhan keluarga menjelang Idulfitri”. Nur Siti Aisyah, mitra GrabBike di Tangerang, menerima Rp350.000 dan mengaku siap menggunakan dana untuk keperluan Hari Raya.
Implikasi Ekonomi dan Sosial
Penyaluran BHR secara massal kepada 400 ribu mitra menciptakan efek multiplier di ekonomi mikro, terutama di sektor transportasi dan layanan on‑demand. Dana yang diterima meningkatkan daya beli mitra, memperkuat konsumsi domestik menjelang hari raya, sekaligus menegaskan peran perusahaan teknologi dalam kebijakan sosial pemerintah.
Selain itu, kebijakan ini menegaskan sinergi antara pemerintah dan pelaku ekonomi digital dalam mengatasi kebutuhan tenaga kerja informal. Dengan menyesuaikan bonus berdasarkan kinerja, Grab mendorong standar layanan yang lebih tinggi, yang pada gilirannya meningkatkan kepuasan pelanggan.
Secara keseluruhan, program BHR 2026 menunjukkan bahwa peningkatan alokasi anggaran tidak sekadar menambah nominal, melainkan juga memperkuat mekanisme penyaluran yang tepat sasaran, transparan, dan berbasis kinerja.
Keberhasilan penyaluran ini diharapkan menjadi contoh bagi platform digital lain dalam mengimplementasikan kebijakan dukungan sosial yang berkelanjutan.











