Keuangan.id – 05 Mei 2026 | Tekanan pada margin bunga menurunkan profitabilitas bank-bank besar Indonesia. Untuk menahan penurunan tersebut, anak usaha bank menjadi komponen penting dalam menambah pendapatan dan menyeimbangkan risiko.
Peran strategis anak usaha bank
Berbagai unit usaha non‑core seperti pembiayaan konsumer, asuransi, dan layanan teknologi finansial kini menghasilkan kontribusi yang signifikan. Contohnya, BRI mengembangkan layanan fintech yang menambah sumber pendapatan selain kredit tradisional.
- Penambahan pendapatan non‑bunga
- Pengurangan ketergantungan pada selisih bunga
- Peningkatan diversifikasi risiko
Kasus tiga bank besar
Bank Mandiri memperluas jaringan asuransi jiwa melalui anak perusahaan, sementara BNI meningkatkan portofolio pembiayaan mikro melalui unit usaha khusus. Kedua langkah tersebut terbukti menambah laba bersih meski margin kredit menurun.
Secara keseluruhan, anak usaha bank tidak lagi sekadar pelengkap, melainkan penopang utama laba di tengah kondisi pasar yang menantang.











