Keuangan.id – 30 April 2026 | Pertandingan antara Albacete dan Eibar di Carlos Belmonte pada 29 April 2026 menjadi sorotan utama Segunda División setelah Jon Bautista mencetak hat‑trick sempurna yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah klub tuan rumah. Tiga gol yang tercipta dengan kaki kanan, kaki kiri, dan kepala itu tidak hanya memastikan kemenangan 3‑0 bagi Eibar, tetapi juga menempatkan Bautista di antara lima pencetak gol terbanyak dalam sejarah Eibar.
Hat‑trick Sempurna yang Mengubah Arah Musim
Setiap gol Bautista menonjolkan kualitas serba‑guna sang penyerang. Gol pertama datang pada menit ke‑12 setelah serangan cepat, di mana ia mengeksekusi tembakan kaki kanan yang menembus pertahanan Albacete. Gol kedua, pada menit ke‑27, muncul dari kaki kiri setelah menerima umpan silang, sementara gol ketiga di menit ke‑68 merupakan sundulan kepala yang menegaskan keunggulan Eibar. Prestasi ini menandai catatan pertama seorang pemain Eibar mencetak tiga gol dalam satu laga tandang.
Rekor Historis dan Dampak pada Posisi Klasemen
Dengan total 41 gol, Bautista kini bergabung dalam lima besar pencetak gol Eibar, berada di belakang Stoichkov (46), Arruabarrena (51), Altuna (60) dan Luluaga (60). Keberhasilan ini meningkatkan peluang Eibar untuk bersaing di playoff promosi, terutama mengingat tim kini berada di zona tengah klasemen dengan beberapa poin penting yang masih dapat diperebutkan.
Debut Emosional Oier Llorente Korta
Selain aksi gemilang Bautista, laga tersebut juga menjadi momen bersejarah bagi Oier Llorente Korta, cucu mantan peraih Bandera de La Concha José Luis Korta. Pada menit ke‑84, Llorente menggantikan Anaitz Arbilla, menandai debutnya di level profesional. Meskipun tim sudah berada di belakang 0‑3, penampilan singkatnya menambah catatan keluarga Korta dalam dunia olahraga, melanjutkan warisan dari sang kakek yang pernah menjadi peraih 16 bandera dalam balap dayung.
Persaingan dengan Andorra dan Dinamika Liga
Sementara Eibar menikmati kemenangan ini, rival sekutu mereka, Albacete, sedang berjuang memperbaiki performa setelah kekalahan melawan Andorra pada pekan sebelumnya. Albacete mencatat rekor positif melawan Andorra dalam lima pertemuan terakhir, namun kekalahan melawan Eibar menambah tekanan pada mereka untuk meraih tiga poin penting di pertandingan berikutnya.
Strategi Pelatih Beñat San José
Pelatih Beñat San José tampak puas dengan keputusan taktisnya yang mengandalkan sistem dua penyerang. Kombinasi Bautista dan Javi Martón memberikan fleksibilitas serangan, sementara penempatan Llorente sebagai pemain muda menambah opsi rotasi di lini belakang. San José menegaskan bahwa fokus utama kini adalah mempertahankan konsistensi pertahanan sekaligus memanfaatkan potensi ofensif yang kembali bersinar.
Ke depan, Eibar dijadwalkan menghadapi Málaga di Ipurua pada akhir pekan ini, dengan tiket masuk mulai dari 10 hingga 45 euro serta penawaran khusus untuk abonemen. Pertandingan tersebut menjadi ujian bagi Eibar untuk mengkonfirmasi apakah keberhasilan melawan Albacete bukan sekadar kebetulan, melainkan tanda kuat kemampuan tim untuk bersaing hingga akhir musim.
Secara keseluruhan, kemenangan 3‑0 atas Albacete tidak hanya menambah tiga poin berharga, tetapi juga mengukir sejarah baru bagi Jon Bautista dan memperkuat ambisi Eibar menuju playoff. Dengan performa yang semakin stabil, harapan para suporter Eibar untuk kembali ke LaLiga tampak semakin nyata.











