Adopsi Tinggi, Literasi Keuangan Generasi Muda Masih Tertinggal

Adopsi Tinggi, Literasi Keuangan Generasi Muda Masih Tertinggal
Adopsi Tinggi, Literasi Keuangan Generasi Muda Masih Tertinggal

Keuangan.id – 07 Mei 2026 | Tingginya adopsi layanan keuangan digital di kalangan anak muda Indonesia menunjukkan tren positif, namun pemahaman keuangan dasar belum seimbang.

Data terbaru mengungkap bahwa sekitar 68% generasi usia 15‑30 tahun telah menggunakan aplikasi fintech, sementara hanya 27% yang mengaku memahami konsep investasi sederhana.

Indikator Persentase
Pengguna layanan keuangan digital (15‑30 th) 68%
Memiliki pengetahuan dasar investasi 27%

Kesenjangan ini dipicu oleh kurangnya edukasi formal di sekolah serta minimnya program literasi yang menargetkan segmen usia tersebut. Tanpa upaya edukatif, risiko pengambilan keputusan keuangan yang kurang tepat dapat meningkat.

Pemerintah dan pelaku industri fintech diharapkan memperkuat kolaborasi dengan institusi pendidikan untuk menyisipkan materi keuangan dalam kurikulum, serta menyelenggarakan workshop dan kampanye digital yang bersifat interaktif.

Dengan mengintegrasikan edukasi keuangan secara menyeluruh, generasi muda dapat memanfaatkan layanan digital secara cerdas, meningkatkan inklusi keuangan, dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *