Adira Finance Salurkan Pembiayaan Baru UMKM Rp 1,8 Triliun pada Februari 2026

Adira Finance Salurkan Pembiayaan Baru UMKM Rp 1,8 Triliun pada Februari 2026
Adira Finance Salurkan Pembiayaan Baru UMKM Rp 1,8 Triliun pada Februari 2026

Keuangan.id – 08 April 2026 | Adira Finance mengumumkan pencairan dana pembiayaan baru untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebesar Rp 1,8 triliun pada bulan Februari 2026. Langkah ini merupakan upaya memperkuat likuiditas sektor UMKM yang tengah menghadapi tekanan harga komoditas akibat konflik di Timur Tengah.

UMKM menyumbang hampir 60 persen produk domestik bruto (PDB) Indonesia dan mempekerjakan lebih dari 100 juta tenaga kerja. Karena itu, keterbatasan akses modal menjadi faktor krusial dalam mempertahankan pertumbuhan dan daya saing mereka.

Konflik geopolitik di Timur Tengah memicu kenaikan harga minyak, bahan baku, serta logistik, yang secara tidak langsung menaikkan biaya produksi bagi pelaku usaha kecil. Dengan pembiayaan tambahan ini, Adira Finance berharap dapat meredam dampak negatif tersebut.

Rincian pembiayaan yang disalurkan mencakup beberapa kategori utama:

Jenis Pembiayaan Jumlah (Rp Triliun) Suku Bunga (per tahun)
Kredit Modal Kerja 0,9 7,5%
Kredit Investasi 0,6 8,2%
Kredit Mikro 0,3 9,0%

Semua produk pembiayaan diberikan dengan tenor fleksibel, mulai dari 12 hingga 48 bulan, serta persyaratan agunan yang lebih ringan untuk mengakomodasi kebutuhan UMKM yang tidak memiliki jaminan aset besar.

Adira Finance menargetkan bahwa setidaknya 70 persen dana akan dialokasikan kepada sektor manufaktur, perdagangan, dan jasa, yang paling terdampak oleh fluktuasi harga komoditas. Selain itu, perusahaan juga menyediakan layanan pendampingan bisnis berupa pelatihan manajemen keuangan dan pemasaran digital.

Dengan strategi ini, diharapkan UMKM dapat mempertahankan operasi, meningkatkan produktivitas, serta menyiapkan diri menghadapi tantangan ekonomi global yang terus berubah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *