Keuangan.id – 13 April 2026 | Serial animasi Upin & Ipin yang diproduksi oleh Les' Copaque Production terus menjadi ikon budaya pop di Asia Tenggara. Selain kisah dua kembar kelinci kecil yang selalu berpetualang, penonton juga semakin tertarik pada karakter pendukung, khususnya orang tua teman-teman mereka. Pada beberapa episode terbaru, wajah para orang tua ini ditampilkan secara jelas, memberi warna baru pada narasi keluarga dalam serial. Berikut ulasan lengkap tujuh orang tua teman Upin & Ipin yang penampilannya semakin menonjol.
1. Pak Rajoo – Ayah Kak Ros
Pak Rajoo muncul pertama kali dalam episode yang menampilkan pesta ulang tahun di kampung. Wajahnya tampak ramah dengan janggut tipis dan kacamata bundar. Sebagai seorang petani sayur, ia sering membantu Upin dan Ipin menyiapkan bahan makanan. Karakternya menggambarkan nilai kerja keras serta kebijaksanaan yang diturunkan kepada anaknya, Kak Ros.
2. Bu Yati – Ibu Kak Maya
Bu Yati dikenali lewat rambut ikal panjang berwarna hitam pekat dan senyum lebar yang selalu muncul ketika mengasuh Maya. Ia bekerja sebagai guru TK di sekolah desa, dan sering memberikan nasihat moral kepada Upin & Ipin tentang pentingnya kejujuran. Penampilannya yang jelas menegaskan peran ibu sebagai pilar pendidikan dalam komunitas.
3. Pak Jamil – Ayah Kak Nabil
Pak Jamil muncul dalam episode “Balapan Sepeda”. Wajahnya berkerut lembut, menandakan kebiasaan menghabiskan waktu di luar ruangan. Sebagai mekanik sepeda kampung, ia mengajarkan Nabil cara memperbaiki kendaraan, sekaligus menanamkan nilai ketekunan pada generasi muda.
4. Bu Laila – Ibu Kak Afiq
Bu Laila tampil di segmen pasar tradisional, dengan hijab berwarna merah dan mata bersinar penuh kehangatan. Ia mengelola warung makanan ringan, menyajikan jajanan tradisional yang menjadi favorit Upin & Ipin. Karakternya memperlihatkan peran perempuan dalam ekonomi mikro serta pentingnya menjaga tradisi kuliner.
5. Pak Hamzah – Ayah Kak Siti
Pakaian batik lengkap dengan peci menjadi ciri khas Pak Hamzah yang muncul dalam cerita “Misi Penyelamatan Kucing”. Wajahnya penuh kegembiraan, menandakan sifat humoris yang selalu memecah ketegangan. Ia adalah seorang pemadam kebakaran sukarela, mengajarkan nilai keberanian dan kepedulian sosial kepada anak-anak di sekitarnya.
6. Bu Farah – Ibu Kak Zain
Bu Farah memiliki rambut terurai berwarna coklat keemasan dan sering terlihat dengan buku-buku pelajaran di tangan. Ia bekerja sebagai pustakawan desa, menyediakan akses pengetahuan bagi Upin, Ipin, dan teman-temannya. Penampilan wajahnya yang jelas menekankan pentingnya literasi dalam pembangunan generasi muda.
7. Pak Karim – Ayah Kak Laila
Pak Karim muncul pada episode “Petualangan Perahu”. Wajahnya tampak berkerut karena sering terpapar sinar matahari, menandakan profesinya sebagai nelayan. Ia mengajarkan teknik memancing tradisional kepada anak-anak, sekaligus menumbuhkan rasa hormat terhadap lingkungan laut.
Ketujuh orang tua ini tidak hanya sekadar latar belakang cerita, melainkan simbol nilai-nilai keluarga, kerja keras, dan budaya yang dijunjung tinggi di kampung Upin & Ipin. Penampilan wajah mereka yang lebih jelas membantu penonton mengidentifikasi karakter secara visual, memperkuat ikatan emosional antara penonton dan dunia animasi tersebut.
Pengembangan karakter orang tua teman ini menjadi strategi cerdas Les' Copaque Production untuk menambah dimensi pada alur cerita, sekaligus memberi ruang bagi edukasi nilai sosial. Dengan menampilkan wajah secara jelas, serial ini memberikan contoh peran orang tua yang dapat diidolakan oleh generasi muda, sekaligus menumbuhkan rasa empati terhadap peran penting orang dewasa dalam komunitas.
Secara keseluruhan, kehadiran tujuh karakter orang tua teman Upin & Ipin yang wajahnya ditampilkan jelas tidak hanya memperkaya estetika visual, tetapi juga menegaskan pesan moral yang menjadi inti dari setiap episode. Penonton, baik anak-anak maupun orang dewasa, dapat menemukan inspirasi dalam setiap tindakan dan sikap mereka, menjadikan Upin & Ipin tetap relevan dan edukatif di era digital saat ini.
