Keuangan.id – 17 April 2026 | WIKA Beton memperkenalkan WHOME, sebuah rumah modular pracetak yang ditawarkan dengan harga sekitar Rp120 juta. Unit ini dapat selesai dibangun dalam waktu singkat, yaitu 15 hari, serta dirancang untuk menahan gempa bumi dan mengedepankan prinsip ramah lingkungan. WHOME juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam Program 3 Juta Rumah.
Kelebihan Utama WHOME
- Waktu Pembangunan Cepat: Seluruh proses konstruksi dapat selesai dalam 15 hari berkat metode pracetak yang meminimalkan pekerjaan di lapangan.
- Tahan Gempa: Struktur rumah menggunakan rangka baja dan beton bertulang yang telah diuji memenuhi standar tahan gempa nasional.
- Ramah Lingkungan: Material yang dipilih memiliki jejak karbon rendah, serta limbah konstruksi diminimalkan melalui penggunaan panel prefabrikasi.
- Biaya Terjangkau: Harga Rp120 juta mencakup material, instalasi, dan penyelesaian interior dasar, menjadikannya pilihan kompetitif bagi rumah pertama.
- Fleksibilitas Desain: Konsumen dapat menyesuaikan tata ruang interior sesuai kebutuhan tanpa mengubah kerangka struktural.
Proses Konstruksi dan Teknologi Pracetak
Setiap komponen WHOME diproduksi di pabrik WIKA Beton dengan kontrol kualitas yang ketat. Panel dinding, lantai, dan atap dipotong, dipasang rangka, serta dilengkapi instalasi listrik dan pipa air sebelum dikirim ke lokasi. Sesampainya di lokasi, komponen dipasang menggunakan crane, sehingga pekerjaan struktural selesai dalam hitungan hari. Pendekatan ini tidak hanya mengurangi waktu, tetapi juga mengurangi dampak kebisingan dan polusi di area pembangunan.
Dukungan Terhadap Program 3 Juta Rumah
WHOME dirancang selaras dengan tujuan Pemerintah untuk menyediakan tiga juta rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah hingga menengah. Dengan biaya yang relatif terjangkau dan waktu pembangunan yang singkat, WHOME diharapkan dapat mempercepat pencapaian target tersebut, terutama di daerah dengan kebutuhan perumahan yang mendesak.
Secara keseluruhan, WHOME menawarkan solusi perumahan modern yang menggabungkan kecepatan konstruksi, keamanan struktural, dan kepedulian terhadap lingkungan, menjadikannya alternatif menarik bagi calon pembeli rumah pertama di Indonesia.
