Keuangan.id – 04 April 2026 | Golden State Warriors kembali menjadi sorotan pada laga pekan ini ketika menjemput Cleveland Cavaliers di Chase Center. Meski diperkuat dengan sejumlah pemain baru, tim tuan rumah tidak mampu menahan serangan keras lawan dan harus menelan kekalahan 118-111. Kemenangan ini sekaligus mengamankan tiket ke babak playoff bagi Cavs, sekaligus menambah deretan tiga kekalahan beruntun Warriors.
Absennya Steph Curry dan Dampaknya
Fokus utama pra-pertandingan adalah kondisi Steph Curry yang masih dirawat karena cedera lutut runner’s knee. Setelah absen selama 27 pertandingan, Curry masih diperkirakan butuh beberapa sesi latihan sebelum kembali beraksi. Tanpa kehadiran bintang utama, Warriors mengandalkan pemain pengganti seperti De’Anthony Melton, Gui Santos, Gary Payton II, dan Kristaps Porzingis.
Santos tampil impresif dengan mencetak 25 poin, sementara Brandin Podziemski menambahkan 23 poin dan Porzingis menyumbang 16 poin. Meski kontribusi tersebut cukup mengimbangi, mereka tidak cukup untuk menutup kekosongan yang ditinggalkan Curry. Warriors sempat memimpin 54-47 di babak pertama dan kembali menyamakan kedudukan pada awal babak ketiga setelah menjalankan serangkaian run 7-0.
Kinerja Cavaliers yang Konsisten
Di pihak Cavs, Donovan Mitchell kembali menunjukkan kelasnya dengan 25 poin, didukung oleh James Harden yang menambah 17 poin. Kedua pemain ini menjadi tulang punggung serangan Cavs yang tak henti-hentinya menekan pertahanan Warriors. Pada kuarter keempat, Cavs berhasil menambah keunggulan menjadi enam poin setelah Max Strus mencetak triple tepat ketika jam menunjukkan satu menit tersisa.
Selain itu, Cavaliers harus menghadapi dua pelanggaran teknis dan satu pelanggaran flagrant, namun tetap mampu menahan tekanan dan menutup pertandingan dengan selisih tujuh poin.
Insiden Draymond Green dan Dennis Schroder
Bagian paling memanas dari laga ini melibatkan Draymond Green dan mantan pemain Warriors, Dennis Schroder. Pada menit ke 9:28 kuarter keempat, Schroder melakukan side‑kick pada pemain Cavaliers, LJ Cryer, yang memicu reaksi Green. Green berusaha membantu Cryer bangkit, namun malah menekan Schroder, yang kemudian dijatuhi pelanggaran flagrant setelah tinjauan video. Insiden ini membuat Green menerima technical foul ke-11 musim ini, menambah tekanan pada tim yang sudah berada di posisi terdesak.
Konflik verbal antara Green dan Schroder berlanjut sepanjang pertandingan, menambah ketegangan di lapangan dan menjadi sorotan media sosial setelah laga usai.
Masalah Cedera Lanjutan
Warriors juga harus menelan kabar kurang menyenangkan mengenai dua forward mereka yang mengalami cedera berat. Moses Moody baru saja menjalani operasi perbaikan tendon patela yang robek pada lutut kiri, dengan perkiraan pemulihan selama satu tahun. Sementara itu, Jimmy Butler, yang bergabung dengan Warriors pada pertengahan Maret, mengakhiri musim lebih awal akibat ruptur ACL pada lutut kanan. Pelatih Steve Kerr menyatakan bahwa kedua pemain berada dalam semangat yang baik meski harus melewatkan sisa musim.
Prospek Kedepan
Setelah kekalahan ini, Warriors (36-41) dijadwalkan mengunjungi Houston Rockets pada hari Minggu. Jika kondisi lutut Curry membaik pada sesi latihan hari Kamis, ada harapan ia dapat kembali ke lapangan lebih awal dari perkiraan. Namun, dengan jadwal yang padat dan persaingan playoff yang ketat, Warriors harus segera menemukan solusi agar tidak semakin terperosok dalam zona kegagalan.
Di sisi lain, Cavaliers kini resmi mengamankan posisi di babak playoff NBA, menambah tekanan pada tim-tim lain di Wilayah Barat yang masih berjuang mengumpulkan poin.
Kesimpulannya, meski Warriors menampilkan upaya keras dan menambah kedalaman skuad, ketidakhadiran Steph Curry serta insiden teknikal yang menambah beban psikologis membuat mereka gagal menghalau serangan kuat Cavaliers. Sementara itu, Cavaliers melangkah ke playoff dengan percaya diri, berbekal performa solid dari Mitchell, Harden, dan rekan-rekannya.