Keuangan.id – 12 April 2026 | Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, menekankan pentingnya kolaborasi antar koperasi untuk membentuk jaringan ekosistem yang dapat memperkuat kontribusi sektor koperasi terhadap perekonomian nasional.
Dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) 2025 Koperasi Astra yang diadakan pada 12 April 2026, ia menyampaikan bahwa saat ini terdapat sekitar 131.000 koperasi aktif ditambah sekitar 83.000 koperasi desa/kelurahan “Merah Putih”. Jumlah ini dianggap memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat bila dikelola secara sinergis.
Poin utama
- Koperasi diharapkan saling bermitra sebagai jaringan ekosistem.
- Jumlah koperasi yang signifikan dapat menjadi motor penggerak ekonomi nasional.
- Kinerja positif Koperasi Astra tahun 2025 mencerminkan kepercayaan anggota dan tata kelola yang baik.
Farida menegaskan komitmen pemerintah yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto dalam memberikan dukungan nyata bagi koperasi sebagai soko guru perekonomian. Ia juga mendorong Koperasi Astra untuk menjalin kerja sama lebih luas dengan koperasi desa/kelurahan “Merah Putih”.
RAT bukan sekadar forum pembagian SHU, melainkan arena tertinggi di mana seluruh anggota, termasuk yang memiliki simpanan kecil, dapat menyuarakan aspirasi dan merencanakan pengembangan koperasi ke depan.
Data keuangan Koperasi Astra 2025
| Item | 2025 | Perubahan vs 2024 |
|---|---|---|
| Pendapatan Usaha | Rp510,43 miliar | +12,41 % |
| Sisa Hasil Usaha (SHU) | Rp82,10 miliar | +9,33 % |
| Total Aset | Rp1,71 triliun | +5,77 % |
Dengan integritas, tata kelola yang kuat, dan semangat kepemilikan anggota, Koperasi Astra berharap dapat terus meningkatkan kontribusinya pada tahun 2026 meski menghadapi tantangan ekonomi yang beragam.
