Keuangan.id – 12 April 2026 | Great Eastern General Insurance Indonesia (GEGI) terus memperkuat jaringan distribusinya dengan mengandalkan kanal keagenan. Data internal perusahaan mengungkapkan bahwa jumlah tenaga agen GEGI meningkat rata‑rata 10 % setiap tahunnya selama tiga tahun terakhir.
Lonjakan tersebut dipicu oleh beberapa faktor utama:
- Strategi ekspansi pasar yang menargetkan wilayah‑wilayah dengan penetrasi asuransi masih rendah.
- Penerapan platform digital untuk proses rekrutmen, pelatihan, dan monitoring kinerja agen.
- Program insentif dan komisi kompetitif yang menarik bagi calon agen maupun agen lama.
- Dukungan regulasi OJK yang mempermudah perizinan dan pembentukan jaringan agen baru.
Berikut ringkasan pertumbuhan tenaga agen GEGI dalam tiga tahun terakhir:
| Tahun | Jumlah Agen | Pertumbuhan Tahunan |
|---|---|---|
| 2021 | 1 200 | – |
| 2022 | 1 320 | +10 % |
| 2023 | 1 452 | +10 % |
| 2024 (perkiraan) | 1 597 | +10 % |
Dengan tenaga agen yang terus bertambah, GEGI berharap dapat meningkatkan pangsa pasar asuransi umum, khususnya di segmen properti, kendaraan, dan tanggung jawab hukum. Peningkatan jaringan agen juga diharapkan mempercepat edukasi masyarakat tentang pentingnya perlindungan asuransi, yang pada gilirannya dapat menurunkan risiko kerugian finansial bagi pemegang polis.
Secara keseluruhan, pertumbuhan 10 % per tahun menandakan bahwa model keagenan tetap menjadi tulang punggung strategis bagi GEGI dalam menghadapi persaingan industri asuransi yang semakin dinamis.
