Skuad Final Timnas Futsal Indonesia di AFF 2026: Albagir Jadi Andalan, Runtuboy Dikesampingkan

Skuad Final Timnas Futsal Indonesia di AFF 2026: Albagir Jadi Andalan, Runtuboy Dikesampingkan
Skuad Final Timnas Futsal Indonesia di AFF 2026: Albagir Jadi Andalan, Runtuboy Dikesampingkan

Keuangan.id – 05 April 2026 | Tim Nasional Futsal Indonesia resmi mengumumkan skuad final yang akan berangkat ke Thailand untuk memperkuat gelar juara pada Piala AFF Futsal 2026. Pelatih asal Spanyol, Hector Souto, menegaskan bahwa komposisi 14 pemain terpilih mencerminkan keseimbangan antara pengalaman dan potensi muda, sekaligus menanggapi tekanan untuk tetap menjadi tim terkuat di kawasan Asia Tenggara.

Pengumuman tersebut menutup rangkaian seleksi panjang yang melibatkan program pemusatan latihan intensif serta pemantauan performa pemain di Kompetisi Profesional Futsal League (PFL). Dalam proses tersebut, beberapa nama veteran seperti Israr Megantara dan Rio Pangestu tidak masuk, menandakan strategi baru yang lebih menitikberatkan pada rotasi pemain dan pembinaan generasi penerus.

Daftar Lengkap 14 Pemain Beserta Klub Asal

No Nama Pemain Posisi Klub
1 Muhammad Albagir Kiper Blacksteel FC Papua
2 Angga Ariansyah Kiper Unggul FC Malang
3 Dewa Rizki Anchor / Flank Cosmo JNE FC Jakarta
4 Yogi Saputra Flank Pangsuma FC Kalbar
5 Pieter Everardus Masriat (Pieter Junior) Anchor Blacksteel FC Papua
6 Dipo Arrahman Serba Bisa Pangsuma FC Kalbar
7 Guntur Sulistyo Ariwibowo Flank Bintang Timur Surabaya
8 Muhammad Rizky Fauzan Flank Fafage Banua
9 Adityas Priambudi Flank Blacksteel FC Papua
10 Imam Anshori Flank Pangsuma FC Kalbar
11 Andarias Kareth Flank Fafage Banua
12 Muhammad Sanjaya Flank / Pivot Kuda Laut Nusantara FC
13 Andres Dwi Persada Flank / Pivot Unggul FC Malang
14 Kris Daniel Yeimo Pivot Blacksteel FC Papua

Daftar di atas menegaskan dominasi Blacksteel FC Papua yang menyumbang empat pemain, diikuti oleh Pangsuma FC Kalbar dengan tiga pemain. Kehadiran pemain dari klub-klub tersebut diharapkan memberi variasi taktik serta memperkuat chemistry tim saat menghadapi lawan-lawan grup B: Australia, Malaysia, dan Brunei Darussalam.

Hector Souto menambahkan bahwa kehadiran pemain seperti Albagir dan Dewa Rizki memberikan stabilitas pada lini belakang, sementara flanker seperti Guntur, Rizky Fauzan, dan Sanjaya menambah dimensi serangan yang cepat dan dinamis. “Saya percaya Albagir mampu menjadi pilar pertahanan kami, sementara Runtuboy tidak masuk skuad karena kami menilai ada alternatif yang lebih sesuai dengan taktik yang akan kami terapkan,” ujar Souto dalam konferensi pers pra-turnamen.

Strategi Pelatih dan Harapan di Piala AFF 2026

Souto menegaskan bahwa fokus utama tim adalah menjaga konsistensi permainan di setiap laga grup. Dengan jadwal pertandingan yang padat antara 5 hingga 13 April 2026, kemampuan tim untuk beradaptasi dengan perubahan taktik dan kondisi lapangan menjadi kunci utama. “Kami telah melatih skema bertahan yang solid serta transisi cepat ke serangan. Pemain muda diberi ruang untuk mengekspresikan kreativitas mereka, sementara pemain berpengalaman diharapkan menjadi penyeimbang dalam situasi krusial,” jelasnya.

Selain itu, pelatih menyoroti peran penting Liga Profesional Futsal (PFL) dalam menyiapkan pemain untuk level internasional. “Jika kompetisi domestik kuat, kualitas pemain kami otomatis meningkat, sehingga dapat bersaing di panggung regional,” tambahnya.

Jadwal dan Tantangan Grup B

  • 6 April 2026 – Indonesia vs Australia
  • 8 April 2026 – Indonesia vs Malaysia
  • 10 April 2026 – Indonesia vs Brunei Darussalam

Australia menjadi lawan paling berat dengan sejarah performa kuat di futsal Asia Tenggara, sementara Malaysia dan Brunei dipandang lebih dapat dikelola namun tidak boleh diremehkan. Souta mengingatkan bahwa setiap poin sangat berharga untuk melaju ke babak semifinal.

Timnas Futsal Indonesia juga membawa semangat juara setelah berhasil menjuarai Piala AFF 2024 dengan mengalahkan Vietnam di final. Keberhasilan tersebut menjadi motivasi tambahan untuk mempertahankan gelar, meskipun skuad yang dibawa kali ini tidak sepenuhnya merupakan tim utama yang menjuarai edisi sebelumnya.

Dengan kombinasi pemain berpengalaman, talenta muda, serta strategi pelatih yang telah dipersiapkan matang, harapan besar tertuju pada pencapaian setidaknya mencapai semifinal, bahkan mengincar gelar kembali. Penampilan Albagir di bawah mistar gawang, dukungan Dewa Rizki di lini tengah, serta kecepatan flanker seperti Guntur dan Sanjaya menjadi faktor penentu dalam mengatasi tekanan grup B.

Berangkatnya tim pada Sabtu, 4 April 2026, menandai dimulainya fase persiapan akhir di Thailand. Tim akan menjalani sesi latihan terakhir di fasilitas federasi setempat sebelum meluncur ke lapangan pada hari pertama kompetisi. Seluruh mata kini tertuju pada Garuda Futsal, menanti apakah mereka dapat kembali menorehkan sejarah gemilang di Piala AFF Futsal 2026.

Exit mobile version