Keuangan.id – 12 Maret 2026 | Rihanna bersama pasangan rapper A$AP Rocky, tiga anak mereka, serta ibu dan dua pegawai rumah berada di kediaman Beverly Hills pada Minggu, 9 Maret 2026 ketika seorang wanita menembaki properti tersebut. Serangan yang dilakukan secara premeditated itu menimbulkan kehebohan publik dan menuntun penangkapan cepat oleh kepolisian Los Angeles.
Latar Belakang Insiden
Menurut laporan People dan ABC7 Los Angeles, wanita berusia 35 tahun bernama Ivanna Lisette Ortiz, warga Florida, menghampiri rumah Rihanna di blok 9500 Heather Road sekitar pukul 13.15 waktu setempat. Ortiz menembakkan beberapa peluru dari senjata semi-otomatis, menabrak gerbang utama, bagian eksterior rumah, serta rumah tetangga dan sebuah kendaraan yang diparkir di lokasi.
Korban dan Dampak
Meskipun delapan orang berada di dalam rumah pada saat kejadian – Rihanna, A$AP Rocky, ketiga anak mereka, ibu Rihanna, dan dua staf – tidak ada yang mengalami luka. Tidak ada korban jiwa maupun cedera serius yang dilaporkan. Namun, penembakan tersebut menimbulkan kepanikan di antara penghuni dan tetangga, serta menimbulkan kerusakan pada properti.
Tuduhan dan Proses Hukum
Jaksa wilayah Los Angeles, Nathan J. Hochman, mengajukan 14 dakwaan terhadap Ortiz, meliputi:
- Satu tuduhan percobaan pembunuhan yang direncanakan (premeditated attempted murder).
- Sepuluh tuduhan penyerangan dengan senjata api semi-otomatis.
- Dua tuduhan menembaki bangunan tempat tinggal (shooting at an inhabited dwelling).
- Satu tuduhan menembaki kendaraan yang dihuni (shooting at an inhabited vehicle).
Jika terbukti bersalah atas seluruh dakwaan, Ortiz dapat dijatuhi hukuman maksimal penjara seumur hidup tanpa kemungkinan pembebasan bersyarat. Pada tanggal 10 Maret 2026, hakim Theresa R. McGonigle menolak permohonan jaminan, menetapkan bail sebesar sekitar Rp 1,8 miliar (sekitar $1,8 juta) dan memerintahkan penahanan Ortiz di penjara sampai persidangan selanjutnya pada 25 Maret.
Reaksi Pihak Berwenang
Hochman menegaskan, “Menembakkan senjata di lingkungan yang ramai sangat berbahaya dan membahayakan nyawa orang lain. Tindakan seperti ini akan ditindak tegas.” Kepolisian Los Angeles (LAPD) mencatat bahwa senjata yang digunakan adalah rifle jenis AR‑15 style yang ditemukan di lokasi penangkapan. Ortiz ditangkap di kawasan Sherman Oaks, tepatnya di area pusat perbelanjaan Galleria, kurang dari satu jam setelah tembakan dilaporkan.
Latar Belakang Pelaku
Investigasi mengungkap bahwa Ortiz pernah mengalami permasalahan hukum sebelumnya, termasuk penahanan involuntary dan kehilangan hak asuh atas anaknya. Jejak media sosialnya menunjukkan sejumlah posting yang menyebutkan Rihanna, Kim Kardashian, dan Cardi B, serta beberapa pesan yang mengekspresikan kebencian pribadi terhadap Rihanna.
Implikasi bagi Rihanna dan Keamanan Publik
Insiden ini menyoroti tantangan keamanan bagi selebriti yang tinggal di daerah elit seperti Beverly Hills. Meskipun Rihanna belum mengeluarkan pernyataan publik, pihak manajemennya bekerja sama dengan otoritas setempat untuk meningkatkan protokol keamanan di properti mereka. Kasus ini juga menjadi peringatan bagi komunitas tentang pentingnya penegakan hukum yang cepat dalam menghadapi ancaman kekerasan bersenjata.
Dengan proses hukum yang kini berjalan, publik menantikan hasil persidangan yang dapat menjadi preseden bagi penanganan kasus serupa di masa depan.
