Keuangan.id – 12 April 2026 | Kejuaraan Asia Bulutangkis 2026 (BAC 2026) dimulai dengan sorotan khusus pada tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, yang menjadi pembuka acara pada hari pertama. Pada hari kedua, Sabtu 11 April 2026, total sebelas atlet Indonesia kembali mengisi jadwal pertandingan di Ningbo Olympic Sports Center, China, menandai fase krusial menjelang semifinal.
Jadwal Hari Kedua: 11 Wakil Indonesia
Hari kedua menampilkan serangkaian laga yang melibatkan tiga tunggal putra, dua tunggal putri, empat ganda putra, tiga ganda putri, dan empat ganda campuran. Dari total 16 wakil Indonesia, hanya sebelas yang berkompetisi pada hari tersebut, sementara lima lainnya menunggu hasil babak sebelumnya.
- Tunggal Putra: Jonatan Christie (pembuka), Anthony Sinisuka Ginting, dan pemain ketiga yang belum disebutkan.
- Tunggal Putri: Dua pemain yang mewakili Indonesia pada babak awal.
- Ganda Putra: Pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan tiga pasangan lainnya.
- Ganda Putri: Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti serta dua pasangan lain.
- Ganda Campuran: Empat pasangan yang bersaing di kategori ini.
Semifinal: Duel Berat untuk Dua Pasangan Indonesia
Pertandingan semifinal pada pukul 09.00 WIB menampilkan dua pasangan Indonesia yang berhasil menembus babak tersulit. Di ganda putra, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri berhadapan dengan duo Korea Selatan, Kang Min‑hyuk/Ki Dong‑ju, yang telah mengalahkan sejumlah tim kuat seperti Jepang dan Malaysia dalam turnamen ini. Di ganda putri, Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti akan menantang unggulan utama tuan rumah China, Liu Sheng Shu/Tan Ning.
Kedua pasangan Indonesia memasuki semifinal dengan catatan mengesankan. Fajar/Fikri menyingkirkan pasangan Jepang Takuro Hoki/Yugo Kobayashi dan Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik pada babak sebelumnya. Sementara Tiwi/Fadia mengalahkan pasangan unggulan Baek Ha‑na/Lee So‑hee (Korea) dan pasangan Jepang Rin Iwanaga/Kie Nakanishi.
Siaran Langsung dan Akses Penonton
Semua pertandingan hari kedua dapat disaksikan secara gratis melalui TVRI Sport HD. Penonton di Indonesia dapat mengikuti siaran langsung baik melalui televisi konvensional maupun platform daring TVRI Klik, yang menyediakan streaming real‑time tanpa biaya tambahan. Jadwal lengkap pertandingan hari itu mencakup:
- Lapangan 1 – 16.00 WIB: Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti vs Liu Sheng Shu/Tan Ning (China).
- Lapangan 1 – 17.30 WIB: Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri vs Kang Min‑hyuk/Ki Dong‑ju (Korea Selatan).
Latar Belakang Prestasi Indonesia di BAC
Indonesia pernah mendominasi BAC selama tiga tahun berturut‑turut (2022‑2024), dengan gelar tunggal putra diraih secara bergantian oleh Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie. Keberhasilan itu didukung oleh pelatih berpengalaman Irwansyah, yang kini juga melatih pemain India, Ayush Shetty, yang berpotensi menjadi finalis pada babak penutup.
Meski tidak ada wakil Indonesia yang lolos ke final pada edisi 2026, partisipasi kuat di semifinal tetap menegaskan kedalaman talenta bulu tangkis tanah air. Kinerja Fajar/Fikri dan Tiwi/Fadia memperlihatkan kemampuan adaptasi dan mental juara, meskipun harus berhadapan dengan lawan yang lebih berpengalaman.
Analisis Taktik dan Tantangan
Di ganda putra, pasangan Indonesia mengandalkan kecepatan serangan dari forehand dan kemampuan bertahan yang solid. Lawan Korea Selatan dikenal dengan variasi smash yang tinggi dan taktik permainan yang agresif. Kunci kemenangan bagi Fajar/Fikri terletak pada penguasaan tempo dan pemanfaatan servis yang tajam.
Sementara di ganda putri, Tiwi/Fadia harus mengatasi tekanan atmosfer kandang dan keunggulan teknis pasangan tuan rumah. Strategi mereka berfokus pada perubahan ritme permainan, memaksa lawan melakukan kesalahan di net, serta memaksimalkan rotasi serangan dari belakang lapangan.
Jika kedua pasangan berhasil menembus final, Indonesia akan memiliki peluang besar untuk menambah koleksi medali, meskipun gelar juara masih menjadi tantangan utama mengingat kekuatan tim China dan Korea Selatan yang mendominasi fase grup.
Kejuaraan Asia 2026 terus menjadi ajang penting bagi pemain muda Indonesia untuk mengasah pengalaman internasional. Dengan dukungan media nasional, siaran langsung, dan sorotan publik, turnamen ini diharapkan meningkatkan minat dan partisipasi bulu tangkis di dalam negeri.
Dengan semangat juang yang tinggi, 11 wakil Indonesia pada hari kedua menunjukkan bahwa Indonesia tetap menjadi kekuatan utama dalam panorama bulu tangkis Asia, meski harus bersaing ketat melawan negara‑negara dengan tradisi kuat.
