Keuangan.id – 17 Mei 2026 | CGS International Sekuritas tercatat sebagai penjual saham HILL yang sangat agresif pada bulan Mei, seiring dengan kerugian besar yang dialami oleh Hillcon sebesar Rp1,28 triliun pada tahun 2025.
Kondisi sulit yang dihadapi oleh sektor nikel dipicu oleh berbagai faktor, termasuk fluktuasi harga komoditas dan perubahan kebijakan pemerintah.
Hillcon, salah satu perusahaan yang terlibat dalam sektor nikel, mengalami kerugian besar pada tahun 2025, yang kemudian memicu penjualan saham HILL oleh CGS International Sekuritas.
Kondisi ini menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam sektor nikel sedang mengalami tekanan yang besar, baik dari segi keuangan maupun operasional.
Untuk menghadapi kondisi sulit ini, perusahaan-perusahaan di sektor nikel perlu melakukan strategi yang tepat, seperti meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi biaya, dan meningkatkan penjualan.
