Keuangan.id – 19 Mei 2026 | Prospek kenaikan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia dalam agenda Rapat Dewan Gubernur (RDG) Mei 2026 menjadi salah satu faktor yang menahan laju rupiah. Pasar ekonomi global juga masih diganggu oleh isu perang antara Rusia dan Ukraina, sehingga investor masih belum yakin untuk memasuki pasar Indonesia. Dengan demikian, rupiah masih terdorong untuk mengalami kelemahan pada awal perdagangan hari ini.
Bank Indonesia sedang menunggu kesempatan yang tepat untuk menaikkan suku bunga acuan. Mereka berharap bahwa kenaikan suku bunga ini dapat membantu mengkontrol inflasi dan menjaga stabilitas ekonomi Indonesia. Namun, pasar masih khawatir bahwa kenaikan suku bunga ini dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan biaya hidup bagi masyarakat.
Bagaimana pun juga, pasar akan terus memantau perkembangan situasi ekonomi dan politik di Indonesia dan dunia. Mereka akan terus menunggu sinyal yang tepat untuk memasuki pasar Indonesia.
