Rupiah naik 57 poin ke Rp17.229, sentimen AS‑Iran masih bayangi pasar

Rupiah naik 57 poin ke Rp17.229, sentimen AS‑Iran masih bayangi pasar
Rupiah naik 57 poin ke Rp17.229, sentimen AS‑Iran masih bayangi pasar

Keuangan.id – 25 April 2026 | Rupiah menguat 57 poin menjadi Rp17.229 per dolar AS pada sesi perdagangan hari ini, menandai pergerakan positif di tengah ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran.

Sentimen global yang dipengaruhi oleh konflik tersebut masih memberikan tekanan pada pasar keuangan, namun penguatan mata uang lokal berhasil menahan dampak negatif. Harga minyak mentah dunia tetap berada pada level tinggi, yang biasanya menjadi beban bagi neraca perdagangan Indonesia.

Faktor penguat Rupiah

  • Kenaikan nilai tukar sebesar 57 poin didorong oleh aliran dana masuk ke pasar obligasi pemerintah.
  • Data inflasi domestik yang menunjukkan tekanan moderat memperkuat ekspektasi kebijakan moneter yang stabil.
  • Intervensi Bank Indonesia melalui penjualan devisa untuk menstabilkan pasar.

Dampak konflik AS‑Iran terhadap pasar

Walaupun konflik terus berlanjut, dampaknya masih terbatas pada sentimen risiko. Investor cenderung mengalihkan portofolio ke aset yang dianggap lebih aman, termasuk rupiah. Namun, volatilitas harga minyak tetap menjadi ancaman bagi stabilitas nilai tukar.

Prospek ke depan

Jika ketegangan geopolitik tidak meningkat signifikan, diperkirakan Rupiah dapat terus beroperasi dalam kisaran Rp17.200‑Rp17.400. Kebijakan moneter Bank Indonesia serta perkembangan harga minyak global akan menjadi penentu utama pergerakan selanjutnya.

Exit mobile version