Berita  

Reza Arap Hadapi Depresi Mayor, Klarifikasi Soal Mundurnya dari Marapthon Menjadi Sorotan

Reza Arap Hadapi Depresi Mayor, Klarifikasi Soal Mundurnya dari Marapthon Menjadi Sorotan
Reza Arap Hadapi Depresi Mayor, Klarifikasi Soal Mundurnya dari Marapthon Menjadi Sorotan

Keuangan.id – 13 Maret 2026 | Jakarta, 12 Maret 2026 – Kabar tentang dugaan mundurnya Reza Arap dari proyek siaran langsung Marapthon – The Last Tale sempat memicu heboh di media sosial. Namun, setelah serangkaian klarifikasi dari anggota komunitas AAA Clan dan pernyataan resmi sang streamer, fakta yang sebenarnya mulai terungkap: Reza Arap tidak mengundurkan diri, melainkan sedang menjalani perawatan karena didiagnosis mengidap Major Depressive Disorder (MDD) atau depresi mayor.

Klarifikasi Tim AAA Clan

Menurut keterangan yang disampaikan oleh Tepe (Teguh Prakoso), salah satu pendiri AAA Clan, Reza Arap sempat mengunjungi psikiater dan menerima diagnosis depresi mayor. “Marapthon, anyway, kita nggak bisa menutupi terlalu lama, kita nggak bisa apa, ya? Arap nggak bisa lama‑lama di Marapthon karena kemarin sempat ke psikiater, dia didiagnosis depresi disorder. Stres beratlah,” ujar Tepe pada 12 Maret 2026. Tepe menegaskan bahwa tim sudah menyarankan Reza untuk beristirahat total demi pemulihan kesehatan mentalnya.

Namun, pernyataan tersebut kemudian disalahartikan oleh sebagian netizen sebagai tanda bahwa Reza resmi mengundurkan diri. Pada grup WhatsApp internal AAA Clan, Reza menepis rumor tersebut dengan menulis, “Gua kagak ada ngomong pamit, dimana‑mana bilang gua pamit,” yang kemudian dibalas oleh Niko Junius yang menegaskan, “Gua baca kemarin narasinya ‘menyatakan mundur sementara, dikonfirmasi Tepe.'” Tepe kembali meluruskan bahwa ia tidak pernah menyatakan bahwa Reza mundur secara permanen; ia hanya menyampaikan kebutuhan istirahat bagi sang streamer.

Apa Itu Depresi Mayor?

Depresi mayor merupakan gangguan mental yang ditandai dengan perasaan sedih yang mendalam, kehilangan minat atau kesenangan dalam aktivitas sehari‑hari, serta gejala fisik seperti gangguan tidur, nafsu makan, dan konsentrasi. Menurut DSM‑5 (Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders, edisi kelima), diagnosis depresi mayor memerlukan paling tidak lima gejala yang berlangsung selama dua minggu atau lebih, termasuk salah satu gejala utama seperti perasaan sedih atau kehilangan minat. Gejala lain dapat meliputi rasa bersalah berlebih, pikiran tentang kematian, atau penurunan energi yang signifikan.

Depresi mayor bukan sekadar “sedih” biasa; ia memengaruhi fungsi kognitif, emosional, dan sosial seseorang. Penanganannya meliputi psikoterapi (misalnya Cognitive Behavioral Therapy) dan/atau medikasi antidepresan yang diresepkan oleh tenaga kesehatan profesional. Dukungan sosial dan lingkungan kerja yang memahami kondisi tersebut sangat penting untuk proses pemulihan.

Dampak pada Karir Streaming

Karier Reza Arap sebagai content creator dan streamer telah menembus jutaan penonton, terutama melalui platform Twitch dan YouTube. Tekanan untuk mempertahankan jadwal streaming yang padat, sekaligus berinteraksi secara intens dengan komunitas, dapat meningkatkan risiko stres kronis. Dalam kasus Reza, timnya menyadari bahwa beban kerja yang berkelanjutan berkontribusi pada kemunculan gejala depresi.

Dengan istirahat yang disarankan dokter, Reza berencana menurunkan frekuensi streaming dan lebih memfokuskan diri pada perawatan mental. Langkah ini sejalan dengan tren global di mana kreator konten publik semakin terbuka membicarakan kesehatan mental, mengurangi stigma, dan menginspirasi penggemar untuk lebih peduli pada kesejahteraan diri sendiri.

Reaksi Penggemar dan Publik

  • Berbagai komentar di media sosial mengungkapkan dukungan dan empati, dengan tagar #SupportReza menjadi trending selama beberapa jam.
  • Beberapa netizen menanyakan lebih jauh tentang apa itu depresi mayor, memicu penyebaran artikel edukatif di portal kesehatan.
  • Komunitas AAA Clan mengadakan sesi live Q&A khusus pada 15 Maret 2026 untuk menjawab pertanyaan penggemar mengenai kondisi Reza dan rencana ke depan Marapthon.

Langkah Selanjutnya

Tim AAA Clan menyatakan akan menyesuaikan jadwal Marapthon sehingga tidak membebani Reza secara berlebihan. Sementara itu, Reza Arap menegaskan bahwa ia tetap terhubung dengan para penonton melalui posting singkat di Instagram @ybrap dan akan kembali beraktifitas secara penuh setelah dokter memberikan lampu hijau.

Kasus ini menjadi contoh pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental di industri hiburan digital. Dengan penanganan yang tepat, diharapkan Reza dapat kembali tampil dengan energi baru, sekaligus mengedukasi publik bahwa depresi mayor adalah kondisi medis yang layak mendapatkan perawatan profesional.

Exit mobile version