Keuangan.id – 10 April 2026 | PT PP (Persero) Tbk (PTPP) baru-baru ini diumumkan berhasil memenangkan tender pembangunan Jembatan Pulau Laut di Kalimantan. Proyek ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan konektivitas antar pulau di wilayah Kalimantan Barat, yang selama ini masih terbatas oleh kondisi geografis yang terfragmentasi.
Jembatan yang direncanakan memiliki panjang sekitar 1,2 kilometer dan dirancang untuk menampung kendaraan ringan hingga truk berat. Pembangunan diperkirakan memakan waktu 24 bulan, dengan target penyelesaian pada akhir tahun 2028. PTPP akan memanfaatkan teknologi konstruksi terkini, termasuk penggunaan bahan beton bertulang berdaya tahan tinggi serta sistem pemasangan prefabrikasi untuk mempercepat proses pembangunan.
Secara finansial, kontrak proyek ini bernilai sekitar Rp1,8 triliun. Nilai tersebut akan menambah pendapatan tahunan PTPP serta memperkuat portofolio perusahaan di sektor infrastruktur transportasi. Dampak ekonomi langsung diperkirakan menciptakan lebih dari 1.200 lapangan kerja selama fase konstruksi, serta meningkatkan aktivitas logistik dan perdagangan di wilayah sekitarnya setelah jembatan selesai.
Berikut beberapa poin penting terkait proyek:
- Lokasi: Pulau Laut, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.
- Panjang Jembatan: ±1,200 meter.
- Nilai Kontrak: Rp1,8 triliun.
- Durasi Pembangunan: 24 bulan.
- Manfaat: Memperpendek jarak tempuh antara pulau-pulau, meningkatkan akses pasar, dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Proyek ini juga sejalan dengan program pemerintah Indonesia untuk mempercepat pembangunan infrastruktur kelas dunia, khususnya dalam rangka mengurangi ketimpangan wilayah dan mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi nasional. PTPP menyatakan komitmen penuh untuk menyelesaikan proyek tepat waktu, mengedepankan standar keselamatan, serta mematuhi regulasi lingkungan yang berlaku.
