Berita  

Prakiraan Cuaca Makkah Hari Ini: Siang Bisa Capai 43 Derajat Celcius!

Prakiraan Cuaca Makkah Hari Ini: Siang Bisa Capai 43 Derajat Celcius!
Prakiraan Cuaca Makkah Hari Ini: Siang Bisa Capai 43 Derajat Celcius!

Keuangan.id – 12 Mei 2026 | MAKKAH – Cuaca di Tanah Suci lagi nggak main-main, detikers! Memasuki awal Mei 2026, suhu udara di Makkah dilaporkan menembus angka 43 derajat Celsius. Gelombang panas ini menjadi tantangan berat bagi jemaah haji yang sedang bersiap menuju puncak ibadah. Buat detikers atau keluarga yang sedang berada di sana, kondisi ini jangan disepelekan. Cuaca ekstrem dapat memicu kelelahan berat, dehidrasi, hingga heatstroke saat menjalankan rangkaian ibadah haji di luar ruangan.

Awal pekan lalu, suhu udara di Makkah tercatat berada di atas 36 derajat Celsius, dan sempat menyentuh 42 derajat Celsius pada siang hari. Kondisi cuaca panas ekstrem di Arab Saudi pun diperkirakan masih akan berlangsung selama musim haji 2026. Berdasarkan imbauan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, jemaah diminta tidak memaksakan diri saat menjalankan ibadah di tengah cuaca panas ekstrem.

Jemaah disarankan mengatur waktu ibadah agar tidak terlalu lama terpapar sinar matahari langsung. Pemerintah juga telah menyiagakan tim medis di berbagai titik untuk membantu jemaah yang mengalami gangguan kesehatan akibat cuaca panas ekstrem. Jika merasa pusing, mual, lemas berlebihan, atau menunjukkan gejala dehidrasi dan heatstroke, jemaah diminta segera melapor kepada petugas haji terdekat.

Di tengah suhu Makkah yang mencapai lebih dari 40 derajat Celsius, jemaah diimbau menjaga kondisi tubuh dan tidak memaksakan aktivitas fisik berlebihan. Semoga seluruh rangkaian ibadah haji 2026 berjalan lancar, dan para jemaah dapat kembali ke tanah air dalam keadaan sehat serta meraih predikat haji mabrur.

Prakiraan cuaca Makkah hari ini, Selasa (12 Mei 2026), diperkirakan mencapai 42 derajat celcius. Pada sore hari, suhu sedikit menurun ke kisaran 38 derajat celcius sebelum kembali pada malam hari di sekitar 34 derajat celcius. Tingkat kelembaban rata-rata tercatat sekitar 36%, menandakan kondisi udara yang cenderung kering. Kelembaban rendah meningkatkan risiko dehidrasi, sehingga jemaah haji perlu menyiapkan diri termasuk minum yang cukup.

Kecepatan angin di Makkah relatif ringan dengan rata-rata sekitar 11 kilometer per jam, sehingga tidak banyak membantu menurunkan panas di permukaan. Hingga hari ini, sekitar 140.800 jemaah haji Indonesia dari 364 kloter sudah tiba di Tanah Suci, baik gelombang pertama yang mendarat di Madinah maupun gelombang kedua yang mendarat di Jeddah lalu ke Makkah.

Exit mobile version