Keuangan.id – 11 April 2026 | Program PNM Mekaar yang digandengkan dengan Bank BRI menjadi salah satu inisiatif pemerintah untuk memperkuat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor minuman sehat. Melalui pendampingan teknis, akses pembiayaan, dan pelatihan pemasaran, program ini menargetkan peningkatan kapasitas produksi serta penetrasi pasar yang lebih luas.
Salah satu contoh keberhasilan adalah usaha milik Elvira di Depok. Berawal dari penjualan jus kedondong secara informal di lingkungan sekitar rumah, Elvira menerima bantuan modal awal sebesar Rp 15 juta dari BRI yang difasilitasi oleh PNM Mekaar. Selain dana, ia juga mendapatkan pelatihan tentang standar kebersihan, formulasi rasa, serta strategi penjualan kepada segmen perkantoran.
Setelah tiga bulan mengikuti program, produksi Elvira meningkat dari 20 liter per hari menjadi 80 liter. Ia memperkenalkan varian rasa tambahan seperti jahe‑lemon dan matcha‑green tea, serta mengemas produknya dalam botol kaca yang ramah lingkungan. Berikut rangkuman pencapaian usaha Elvira:
- Peningkatan volume produksi: 300% dalam 6 bulan.
- Penambahan 5 varian rasa baru.
- Penjualan ke lebih dari 30 perusahaan di kawasan Depok‑Jakarta Selatan.
- Peningkatan omzet bulanan dari Rp 10 juta menjadi Rp 45 juta.
Keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan berkelanjutan dari BRI yang menyediakan fasilitas kredit bergulir dengan bunga rendah, serta tim PNM yang terus memantau kualitas produk dan membantu proses sertifikasi halal serta label “organic”.
Dengan model pendampingan yang terintegrasi, diharapkan lebih banyak usaha serupa dapat menembus pasar institusi, memperluas jaringan distribusi, dan meningkatkan daya saing produk minuman sehat Indonesia di pasar regional.
