Keuangan.id – 27 April 2026 | Persiku Kudus resmi melangkah keluar dari zona degradasi pada pekan ke-26 Pegadaian Championship 2025/2026 setelah kekalahan tipis 1-2 melawan Deltras FC di Stadion Surajaya, Lamongan. Meskipun hasil tersebut tidak menambah poin, posisi klub tetap berada di peringkat tujuh klasemen sementara, jauh dari ancaman playoff degradasi.
Rincian Pertandingan Persiku vs Deltras
Pertandingan yang dijadwalkan pada Senin, 27 April 2026, berlangsung di Stadion Surajaya karena Stadion Wergu Wetan milik Persiku masih dalam proses renovasi. Deltras FC membuka skor lebih dulu melalui gol cepat Neville Tengeg pada menit ke-10. Persiku berusaha bangkit, namun lini pertahanan Deltras tetap rapat.
Pada menit tambahan pertama babak pertama (45+2), gabungan kerja sama antara Hugo Samir dan Igor Henrique menghasilkan gol penyama kedudukan lewat sentuhan akhir Caique Suousa, menjadikan skor 1-1 saat jeda istirahat.
Babak kedua menyaksikan Deltras kembali menguasai permainan. Neville Tengeg menambah keunggulan tim tamu pada menit ke-70 dengan tendangan keras dari luar kotak penalti, menjadikan skor 1-2. Upaya Persiku untuk menyamakan kedudukan melalui serangan balik cepat tidak berbuah, meski ada peluang dari Aldo Claudio dan Jamerson di lini belakang.
Deltras sempat mengancam menambah gol pada menit ke-86 melalui Kaka Reda, namun gol tersebut dianulir setelah VAR menilai terdapat pelanggaran dalam proses serangan. Peluit panjang akhir tetap menegaskan kemenangan 1-2 untuk Deltras.
Implikasi Klasemen dan Status Degradasi
Dengan hasil ini, Persiku Kudus tidak memperoleh tiga poin, namun tetap aman di posisi ketujuh klasemen sementara. Tidak ada ancaman langsung dari zona degradasi, dan klub telah resmi dinyatakan selamat dari kemungkinan terdegradasi ke Liga Nusantara. Hal ini memberikan ruang napas bagi manajer Bambang Pujo Sumantri dan skuad untuk memfokuskan tiga laga terakhir sebagai ajang pembuktian kemampuan tim menjelang akhir musim.
Tiga Laga Penentu di Sisa Musim
Berbeda dengan beberapa klub lain yang masih berjuang untuk menghindari degradasi, Persiku kini dapat memanfaatkan tiga pertandingan tersisa untuk:
- Meningkatkan selisih gol demi persiapan musim berikutnya.
- Memberi kesempatan kepada pemain muda seperti Igor Henrique untuk memperoleh pengalaman lebih banyak di level kompetisi tinggi.
- Menunjukkan konsistensi taktik asuhan Bambang Pujo Sumantri, khususnya dalam serangan balik cepat yang menjadi ciri khas tim.
Selain itu, keberhasilan mengamankan posisi aman memberikan peluang bagi manajemen untuk mengevaluasi kebutuhan skuad di bursa transfer, terutama dalam memperkuat lini belakang yang sempat kebobolan pada laga melawan Deltras.
Secara keseluruhan, meski kalah di laga terakhir pekan ke-26, Persiku Kudus telah berhasil menyingkirkan ancaman degradasi. Tiga laga sisa menjadi kesempatan penting bagi klub untuk menutup musim dengan prestasi yang lebih baik dan mempersiapkan diri menuju tantangan di musim berikutnya.
