Keuangan.id – 05 April 2026 | IFG Life, anak perusahaan asuransi jiwa milik IFG, menunjukkan perbaikan kinerja yang signifikan pada kuartal terakhir. Peningkatan tersebut tidak hanya meningkatkan profitabilitas perusahaan, tetapi juga memberi efek positif bagi keseluruhan industri asuransi di Indonesia.
Beberapa faktor utama yang mendorong perbaikan ini antara lain:
- Transparansi operasional yang lebih tinggi, termasuk pelaporan keuangan yang lebih terbuka kepada regulator dan publik.
- Manajemen risiko yang diperkuat melalui penerapan sistem penilaian risiko berbasis teknologi.
- Pertumbuhan premi baru yang kuat, didorong oleh strategi pemasaran digital dan kemitraan dengan bank.
- Pembayaran klaim nasabah yang konsisten, dengan total klaim yang dibayarkan mencapai lebih dari Rp23 triliun pada tahun ini.
Berikut adalah ringkasan nilai klaim yang dibayarkan oleh IFG Life dalam tiga tahun terakhir:
| Tahun | Klaim Dibayar (Rp Triliun) |
|---|---|
| 2022 | 19,5 |
| 2023 | 21,2 |
| 2024 | 23,0+ |
Dengan meningkatnya kepercayaan nasabah, IFG Life mencatat pertumbuhan premi baru sebesar lebih dari 15% secara tahunan. Dampak positif ini turut memicu kompetisi sehat di antara perusahaan asuransi lain, mendorong mereka untuk meningkatkan standar transparansi dan layanan klaim.
Pengamat industri menilai bahwa langkah-langkah perbaikan IFG Life dapat menjadi contoh bagi perusahaan asuransi lain dalam mengelola risiko dan memperkuat hubungan dengan nasabah. Jika tren ini berlanjut, industri asuransi Indonesia diperkirakan akan mengalami peningkatan penetrasi asuransi dan kontribusi terhadap stabilitas keuangan nasional.
