Penyaluran pinjaman Lembaga Keuangan Mikro (LKM) pada April 2026 tercatat sebesar Rp 1,01 triliun. Namun, penyaluran ini mengalami kontraksi sebesar 4,72% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Asosiasi Lembaga Keuangan Mikro Indonesia (Aslindo) menyatakan bahwa penurunan ini disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk penurunan permintaan kredit dari masyarakat dan peningkatan biaya operasional.
Keuangan.id – 05 Juni 2026 | OJK dan Aslindo berencana untuk meningkatkan kinerja LKM dengan melakukan beberapa upaya, seperti meningkatkan kemampuan manajemen risiko, memperluas jaringan layanan, dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keuangan mikro. Dengan demikian, diharapkan penyaluran pinjaman LKM dapat meningkat dan membantu masyarakat dalam mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan.
