Keuangan.id – 06 Mei 2026 | KLBF melaporkan peningkatan penjualan sebesar 10 % pada kuartal pertama 2026 dibandingkan periode yang sama tahun lalu, menandakan pertumbuhan double digit yang diharapkan oleh pasar.
Namun, laba bersih perusahaan justru menurun 4,4 % akibat tekanan biaya produksi dan beban keuangan yang lebih tinggi. Penurunan ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan investor.
Saham KLBF terus mengalami penurunan harga karena aksi jual oleh investor asing yang meningkatkan tekanan jual di bursa. Volume transaksi asing tercatat meningkat secara signifikan selama minggu pertama kuartal.
| Indikator | Q1 2026 | YoY |
|---|---|---|
| Penjualan | 10 % naik | +10 % |
| Laba Bersih | ‑4,4 % | ‑4,4 % |
| Aksi Saham | Tekanan jual asing | ↑ volume |
Para analis menilai bahwa meski penjualan kuat, penurunan laba dan aksi jual asing dapat menghambat momentum positif KLBF ke depan. Investor disarankan memantau perkembangan biaya operasional dan kebijakan dividen untuk menilai daya tarik saham.
