Berita  

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto Sampaikan Belasungkawa dan Penghargaan Terhadap Kapten Zulmi di Rumah Duka

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto Sampaikan Belasungkawa dan Penghargaan Terhadap Kapten Zulmi di Rumah Duka
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto Sampaikan Belasungkawa dan Penghargaan Terhadap Kapten Zulmi di Rumah Duka

Keuangan.id – 05 April 2026 | Bandung, 4 April 2026 – Pada Rabu (1/4/2026), Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto, bersama sang istri, Evi Sophia Indra, melayat keluarga Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar di rumah duka Jalan Cikendal No.40, Cimahi. Kunjungan tersebut tidak hanya menjadi momen duka, melainkan juga sarana penyampaian penghargaan negara atas pengorbanan prajurit muda yang gugur dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa Bangsa di Lebanon.

Ucapan dan Penegasan Jenderal Agus

Dalam pertemuan singkat namun penuh makna, Jenderal Agus mengungkapkan rasa duka yang mendalam kepada keluarga Zulmi serta menekankan pentingnya menghormati jasa para prajurit yang berbakti. “Kapten Zulmi telah menunjukkan keberanian dan dedikasi luar biasa dalam menjalankan tugasnya di UNIFIL. Negara tidak akan melupakan pengorbanannya,” ujar Jenderal Agus dengan nada tegas namun empatik.

Jenderal juga menegaskan bahwa almarhum, bersama dua rekan sejawatnya, Praka Farizal Rhomadhon dan Sertu Muhammad Nur Ichwan, akan menerima Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) sebagai bentuk penghargaan resmi atas layanan mereka. “Kenaikan pangkat ini bukan sekadar simbol, melainkan pengakuan negara atas kontribusi mereka yang menginspirasi generasi TNI selanjutnya,” tegasnya.

Rangkaian Upacara Pemakaman Militer

Prosesi pemakaman militer dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 5 April 2026, pukul 09.00 WIB di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra, Bandung. Upacara akan dipimpin langsung oleh Jenderal Agus, menandakan tingkat penghormatan tinggi yang diberikan negara. Sesuai prosedur, pasukan upacara akan melakukan salam militer, diikuti tembakan salvo sebagai tanda penghormatan terakhir.

Jenazah Kapten Zulmi, yang tiba di rumah duka sekitar pukul 21.15 WIB pada Sabtu, 4 April, sebelumnya diangkut dari Bandara Husein Sastranegara pada malam hari dengan pesawat CN‑295 milik TNI AU. Dua pesawat tambahan, CN‑295 dan C‑130J, juga digunakan untuk mengangkut jenazah prajurit TNI lainnya yang gugur di Lebanon, memastikan semua keluarga menerima pelayanan yang sama.

Persiapan Keluarga dan TNI

Risman Efendi, perwakilan keluarga, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian prosesi telah dipersiapkan sejak malam sebelumnya. “Kami menyiapkan meja untuk peti jenazah, dan jadwal keberangkatan dari rumah duka sekitar pukul 07.30 WIB. Semua persiapan berjalan lancar,” katanya. Keluarga juga menyatakan rasa terima kasih atas kehadiran Panglima TNI yang dianggap sebagai bentuk penghormatan negara yang paling tinggi.

  • Lokasi pemakaman: Blok C1 TMP Cikutra, Bandung.
  • Waktu prosesi: 09.00 WIB, 5 April 2026.
  • Kehadiran pejabat tinggi: Jenderal Agus Subiyanto (Panglima TNI), Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak, KSAU Marsekal Mohamad Tonny Harjono, serta Kapolri Listyo Sigit.

Reaksi Publik dan Media

Berita mengenai kunjungan Jenderal Agus dan pemakaman Kapten Zulmi mendapat sorotan luas di media nasional. CNN Indonesia, Metro TV, dan Antara melaporkan detail kedatangan jenazah, serta penekanan pemerintah terhadap penghargaan bagi prajurit yang gugur. Banyak netizen yang menilai langkah Jenderal sebagai wujud kepedulian institusi militer terhadap keluarga berduka dan simbol kuat komitmen Indonesia pada misi perdamaian internasional.

Secara keseluruhan, kunjungan Jenderal Agus ke rumah duka Kapten Zulmi mencerminkan sinergi antara negara, institusi militer, dan keluarga prajurit. Upacara pemakaman yang akan dilaksanakan besok pagi di TMP Cikutra tidak hanya menjadi penutup perjalanan hidup seorang pahlawan, tetapi juga mempertegas tekad bangsa untuk selalu menghormati mereka yang mengorbankan nyawa demi perdamaian dunia.

Exit mobile version