Keuangan.id – 30 Maret 2026 | Jakarta, 29 Maret 2026 – Ketegangan lama antara mantan istri Taqy Malik, Salmah “Salmafina” Sunan, dan istri barunya, Sherel Thalib, kembali mencuat ke permukaan setelah Sherel memuat unggahan yang menyinggung peristiwa masa lalu pasangan tersebut. Unggahan itu, yang kemudian dibagikan ulang oleh Salmafina melalui Instagram Story, memicu serangkaian respons tegas dari mantan istri Taqy yang menuntut agar tidak lagi diangkat kembali dalam wacana publik.
Latar Belakang Polemik Legging 2017
Polemik sebenarnya bermula pada tahun 2017, ketika Salmafina memposting foto dirinya mengenakan legging di pegunungan bersalju Swiss. Foto tersebut menimbulkan keberatan dari Taqy Malik, yang pada saat itu masih menjadi suaminya. Menurut Salmafina, teguran terkait pakaian itu menjadi salah satu faktor pemicu keretakan rumah tangga mereka, yang pada akhirnya berujung pada perceraian resmi pada 21 Februari 2018. Ibu Salmafina bahkan menjadi saksi dalam perselisihan tersebut, menambah kompleksitas situasi.
Sherel Thalib Mengangkat Kembali Isu Lama
Pada Sabtu, 28 Maret 2026, Sherel Thalib memposting pernyataan yang mengacu pada “hoax media” tentang masa lalu suaminya, Taqy Malik, terutama terkait kasus legging tersebut. Dalam tulisan singkatnya, Sherel menuliskan, “Jujurly, risih juga lama-lama sama orang yang kemakan hoax media tentang masa lalu suami cerai perkara legging.” Unggahan itu cepat menjadi viral setelah dibagikan ulang oleh Salmafina, menimbulkan gelombang komentar di kalangan netizen.
Reaksi Salmafina: Klarifikasi dan Teguran Terbuka
Salmafina tidak tinggal diam. Dalam sebuah Instagram Story, ia menulis, “Hai Kak @sherel_thalib, sini-sini kita cerita di DM, ibu saya kok saksinya bahwa itu menjadi salah satu permasalahan.” Ia menegaskan bahwa selama ini ia berusaha menjaga sikap terhadap kehidupan baru mantan suaminya, bahkan menyebutkan bahwa setiap kali berkomunikasi dengan Taqy, ia selalu mendoakan dan menanyakan kabar istri barunya. Namun, ia menambahkan, “Sudahlah, saya tidak pernah ganggu kamu dan rumah tanggamu, tapi kalau kamu begini, saya harus speak up.”
Selain mengajak untuk menyelesaikan permasalahan secara pribadi, Salmafina juga memperingatkan warganet untuk tidak memperkeruh suasana dengan melontarkan hujatan. Ia menekankan bahwa konflik yang diangkat ke ruang publik bukanlah cara yang ia inginkan, mengingat ia selalu berusaha bersikap dewasa dan menghormati keputusan masing-masing pihak.
Kontroversi Keputusan Murtad dan Dampaknya
Pernyataan Salmafina tidak hanya terbatas pada polemik legging. Ia juga menanggapi spekulasi mengenai keputusan keluar dari agama Islam (murtad) yang sempat beredar setelah perceraian. Dalam unggahan lain, ia menegaskan bahwa murtad bukanlah solusi melarikan diri dari masalah. “Siapa yang bilang murtad itu solusi? Keliru,” tulisnya pada 29 Maret 2026. Ia mengaku bahwa sejak memutuskan keluar dari Islam, ia justru menghadapi “1001 masalah” yang lebih kompleks dan substansial dibandingkan perceraian.
Salmafina menambahkan bahwa perjalanan spiritual seseorang bukanlah bentuk pelarian, melainkan proses yang tetap memiliki dinamika dan ujian masing‑masing. Ia mengakui diri belum sempurna, bahkan masih memposting foto bikini meski telah menemukan keyakinan baru. Namun, ia bertekad untuk terus memperbaiki diri, dengan harapan dapat lebih bijak dalam berkata dan bertindak.
Reaksi Publik dan Dinamika Media Sosial
Netizen terbagi antara yang mendukung Salmafina dan yang menilai bahwa ia seharusnya tidak mengangkat kembali permasalahan lama. Sebagian komentar menyoroti pentingnya menghormati privasi mantan pasangan, sementara yang lain menganggap bahwa publik berhak mengetahui latar belakang konflik yang pernah terjadi. Platform media sosial menjadi arena utama perdebatan, dengan tagar #Salmafina, #SherelThalib, dan #TaqyMalik mendominasi tren pencarian.
Kesimpulan
Ketegangan antara Salmafina Sunan dan Sherel Thalib mencerminkan dinamika hubungan mantan pasangan yang masih dipengaruhi oleh peristiwa masa lalu. Meskipun Salmafina berupaya menyelesaikan masalah secara pribadi, sorotan media dan komentar publik tetap memperpanjang durasi konflik. Sementara itu, perubahan nilai Taqy Malik yang dianggap sudah beralih, menambah lapisan kompleksitas pada narasi. Ke depan, kemungkinan besar kedua pihak akan tetap berusaha menjaga jarak, namun peristiwa ini tetap menjadi catatan penting dalam lanskap gosip selebriti Indonesia.
