Keuangan.id – 31 Maret 2026 | Lesotho kembali menunjukkan ketangguhan dan konsistensi dalam ajang kualifikasi Piala Afrika (AFCON) 2027 setelah mengalahkan Seychelles dengan skor 2-1 dalam leg kedua pertemuan dua leg yang berlangsung di Bloemfontein, Afrika Selatan. Kemenangan ini tidak hanya memastikan tim Likuena melaju ke babak grup, tetapi juga menegaskan posisi mereka sebagai salah satu tim paling stabil di wilayah COSAFA sejak 2013.
Rangkaian Pertandingan dan Statistik Penting
Pertandingan pertama antara Lesotho dan Seychelles berakhir imbang 0-0 di Toyota Stadium pada hari Kamis sebelumnya, meninggalkan kedua tim dengan pertaruhan tinggi pada leg kedua. Pada pertemuan kembali di stadion yang sama pada hari Minggu, Seychelles berhasil membuka skor lebih dulu melalui serangan cepat Brandon Labrosse yang memanfaatkan kesalahan penjaga gawang Lesotho, Sekhoane Moerane. Labrosse melepaskan tembakan jarak jauh sekitar 40 meter yang melesat ke gawang kosong, menciptakan keunggulan 1-0 untuk tim pulau.
Namun, Lesotho tidak tinggal diam. Empat menit setelah peluit masuk babak kedua, Lebohang Lesako berhasil menyamakan kedudukan dengan gol yang memanfaatkan ruang di pertahanan Seychelles. Gol tersebut menghidupkan kembali semangat pendukung di Bloemfontein dan mengembalikan tekanan pada tim tamu.
Dengan skor 1-1, aturan gol tandang sempat memberi keuntungan kepada Seychelles. Lesotho harus mencetak gol tambahan untuk mengamankan tempatnya. Tekanan itu terbayar ketika Motebang Sera, penyerang berpengalaman Lesotho, menegaskan keunggulan timnya dengan sundulan tajam dari tendangan bebas pada menit ke-82. Gol penentu itu menutup skor akhir 2-1, membawa Lesotho melaju dengan agregat 2-1.
Peran Kunci Pemain dan Strategi Pelatih
Penampilan gemilang Motebang Sera menjadi sorotan utama. Keberhasilannya mengarahkan bola tepat ke sudut gawang menandakan kualitas set-piece yang dimiliki Lesotho. Di sisi lain, Brandon Labrosse menunjukkan kemampuan individual yang tinggi, namun sayangnya tidak mampu menahan serangan balik Lesotho di babak kedua.
Pelatih Lesotho mengadopsi taktik menekan tinggi setelah gol pembuka lawan, mengandalkan kecepatan sayap dan pergerakan tanpa bola pemain tengah. Keputusan untuk meningkatkan intensitas setelah gol Lesako terbukti efektif, memaksa pertahanan Seychelles terdesak dan membuka peluang bagi serangan set-piece.
Implikasi Kualifikasi dan Masa Depan Lesotho
Dengan kemenangan ini, Lesotho menambah catatan konsistennya, berhasil masuk babak grup pada setiap edisi AFCON sejak 2013. Keberhasilan ini menegaskan kemampuan mereka mengatasi tekanan dalam laga krusial, sekaligus menambah pengalaman pemain muda yang akan menjadi aset penting pada turnamen utama.
Seychelles, di sisi lain, harus menelan kekecewaan kedua kali berturut-turut gagal melaju ke babak grup dalam tiga kualifikasi terakhir mereka. Meskipun menunjukkan potensi lewat gol awal, ketidakmampuan mengatasi serangan balik menandai kebutuhan evaluasi taktik dan penambahan pemain dengan pengalaman internasional.
Agenda Selanjutnya di Kualifikasi AFCON 2027
- Lesotho akan bergabung dengan negara-negara berperingkat tinggi yang otomatis masuk babak grup, termasuk tuan rumah Kenya, Tanzania, dan Uganda.
- Empat pertemuan leg kedua lainnya akan dilangsungkan pada Selasa mendatang, melibatkan Eritrea, Mauritius, Somalia, Burundi, dan Ethiopia melawan lawan masing‑masing.
- Pertarungan selanjutnya bagi Lesotho akan menampilkan lawan yang lebih tangguh, menguji kesiapan mereka untuk menembus putaran final.
Secara keseluruhan, pertandingan Lesotho vs Seychelles menambah warna pada drama kualifikasi AFCON 2027. Lesotho berhasil menegaskan kelasnya dengan menyelesaikan pertandingan secara dramatis, sementara Seychelles harus kembali mengkaji strategi untuk meningkatkan performa di masa depan.
Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin, melainkan simbol tekad dan kemampuan tim Lesotho untuk bangkit di saat krusial, menyiapkan diri untuk tantangan yang lebih besar di babak grup AFCON 2027.











