Keuangan.id – 31 Maret 2026 | PT Mirota Duta Lestari Tbk (MDLA) melaporkan kinerja keuangan tahun 2025 yang menunjukkan peningkatan laba bersih sebesar 15,9 persen menjadi Rp398 miliar. Peningkatan laba ini terjadi meski pertumbuhan penjualan hanya sebesar 2,2 persen, menandakan perbaikan efisiensi operasional dan penguatan margin.
Penjualan bersih perusahaan pada tahun 2025 tercatat Rp7,84 triliun, naik tipis dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan penjualan yang terbatas namun laba yang melonjak menunjukkan bahwa MDLA berhasil mengendalikan biaya dan meningkatkan profitabilitas.
| Item | 2024 | 2025 | Perubahan |
|---|---|---|---|
| Laba Bersih | Rp342 miliar | Rp398 miliar | +15,9% |
| Penjualan Bersih | Rp7,66 triliun | Rp7,84 triliun | +2,2% |
| Margin Laba | 4,47% | 5,08% | +0,61 poin |
| Earnings per Share (EPS) | Rp35,40 | Rp30,17 | -14,8% |
Margin laba bersih MDLA meningkat menjadi 5,08 persen, naik sekitar 0,6 poin persentase dari tahun sebelumnya. Penguatan margin ini dipicu oleh penurunan biaya produksi, peningkatan produktivitas, serta strategi pricing yang lebih optimal.
Namun, laba per saham (EPS) turun menjadi Rp30,17, turun sekitar 14,8 persen. Penurunan EPS disebabkan oleh peningkatan jumlah saham beredar setelah program right issue yang dilaksanakan pada pertengahan tahun 2025.
Para analis memperkirakan bahwa meskipun pertumbuhan penjualan masih lambat, MDLA berada pada posisi yang kuat untuk meningkatkan profitabilitas jika kondisi pasar membaik. Fokus selanjutnya adalah memperluas jaringan distribusi dan meningkatkan efisiensi rantai pasok.











