Keuangan.id – 07 Mei 2026 | Eskalasi geopolitik di Timur Tengah memicu volatilitas pasar dan pelemahan rupiah, serta fragmentasi perdagangan global mengubah pola arus modal. Hal ini berdampak pada penurunan modal ventura pada tahun 2026 sebesar 0,95%. Penyebab utama penurunan ini adalah ketidakstabilan politik dan ekonomi yang mempengaruhi investor untuk melakukan investasi.
Volatilitas pasar yang tinggi membuat investor menjadi lebih hati-hati dalam melakukan investasi. Mereka lebih memilih untuk menunggu sampai situasi menjadi lebih stabil sebelum melakukan investasi. Selain itu, pelemahan rupiah juga membuat investasi menjadi menos menarik bagi investor asing.
Fragmentasi perdagangan global juga mempengaruhi pola arus modal. Dengan adanya perubahan kebijakan perdagangan, investor harus menyesuaikan strategi investasi mereka untuk menghadapi perubahan tersebut. Hal ini membuat investasi menjadi lebih rumit dan berisiko.
