Mobil Hidrogen Masih Kalah dari Mobil Listrik, Berikut Kalkulasinya

Mobil Hidrogen Masih Kalah dari Mobil Listrik, Berikut Kalkulasinya
Mobil Hidrogen Masih Kalah dari Mobil Listrik, Berikut Kalkulasinya

Keuangan.id – 14 April 2026 | Mobil berbahan bakar hidrogen masih menghadapi tantangan besar dalam hal biaya. Harga sel bahan bakar (fuel‑cell), tabung penyimpanan hidrogen, serta kebutuhan infrastruktur pengisian yang mahal membuatnya kurang kompetitif bila dibandingkan dengan mobil listrik.

Berikut adalah beberapa komponen biaya utama yang memengaruhi total biaya kepemilikan kendaraan hidrogen dibandingkan dengan mobil listrik:

Komponen Mobil Hidrogen (USD) Mobil Listrik (USD)
Investasi awal (sel bahan bakar + tabung) 15.000 8.000
Infrastruktur pengisian (per stasiun) 1.000.000 200.000
Biaya energi per km 0,12 0,04

Jika diasumsikan satu kendaraan hidrogen menempuh 15.000 km per tahun, biaya operasional tahunan adalah sekitar 1.800 USD (0,12 × 15.000). Sementara mobil listrik dengan tarif listrik 0,10 USD/kWh dan efisiensi 6 km/kWh menghasilkan biaya operasional sekitar 250 USD per tahun (0,04 × 15.000). Selisih biaya operasional mencapai lebih dari 1.500 USD per tahun.

Selain itu, penyebaran stasiun pengisian hidrogen masih sangat terbatas, sementara jaringan pengisian listrik terus berkembang pesat. Kombinasi antara investasi awal yang tinggi, biaya operasional yang lebih mahal, dan keterbatasan infrastruktur menjadikan mobil hidrogen masih berada di posisi yang kurang menguntungkan dibandingkan mobil listrik dalam jangka pendek.

Meski demikian, para peneliti terus mencari cara untuk menurunkan biaya sel bahan bakar dan meningkatkan kepadatan energi tabung hidrogen. Jika terobosan tersebut tercapai, posisi kompetitif mobil hidrogen dapat berubah secara signifikan di masa depan.

Exit mobile version