Keuangan.id – 26 April 2026 | Minggu ini menyuguhkan rangkaian peristiwa yang mengguncang berbagai bidang, mulai dari bencana alam di Amerika, drama di dunia bisbol, hingga pencapaian historis dalam olahraga lari maraton.
Badai Parah Melanda Texas Utara
Pada akhir pekan, badai supercell yang intens menghantam wilayah Texas Utara, menimbulkan setidaknya dua korban tewas dan banyak luka-luka. Ribuan keluarga terpaksa mengungsi karena rumah-rumah mereka rusak parah. Badan penanggulangan bencana setempat melaporkan kerusakan infrastruktur yang luas, termasuk pemadaman listrik pada malam hari serta penutupan jalan utama.
- Korban tewas: 2 orang
- Orang terluka: lebih dari 20 orang
- Keluarga yang mengungsi: lebih dari 1.500 unit rumah
Pihak berwenang mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir bandang dan tanah longsor pada hari-hari mendatang. Tim SAR terus beroperasi 24 jam untuk mengevakuasi penduduk yang terjebak.
Kontroversi di MLB: Pemecatan Alex Cora
Di dunia bisbol, Boston Red Sox mengumumkan pemecatan kepala pelatih Alex Cora beserta lima asistennya setelah pertandingan melawan Baltimore Orioles berakhir dengan skor 17-1. Keputusan ini mengejutkan banyak pengamat karena tim Red Sox baru saja mencetak kemenangan besar.
Cora mengirimkan pesan singkat dua kata, “I’m happy”, kepada beberapa wartawan, sementara pemilik klub John Henry memilih untuk tidak memberi komentar secara publik. Kedua tokoh utama klub diperkirakan akan mengadakan konferensi pers pada hari Sabtu untuk menjelaskan langkah selanjutnya.
Meski Cora memiliki rekam jejak mengesankan, termasuk memimpin Red Sox meraih gelar World Series pada 2021, performa tim yang berada di posisi 10-17 di klasemen awal musim 2026 menjadi faktor utama keputusan manajemen.
Sejarah Baru di Marathon: Sabastian Sawe Menembus Batas Sub‑2 Jam
Di London, pelari asal Kenya Sabastian Sawe menorehkan sejarah dengan menyelesaikan marathon dalam waktu 1 jam 59 menit 30 detik, menjadi orang pertama yang menembus batas dua jam dalam kompetisi resmi. Prestasi ini diraih pada hari Minggu, 26 April 2026, di cuaca kering dan cerah.
Sawe mengakhiri lomba dengan kecepatan luar biasa pada setengah kedua, mencatat split 59 menit 1 detik, dan memimpin hingga garis finish di The Mall. Sawe mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada penonton yang memberi semangat, serta menekankan bahwa pencapaian ini bukan hanya miliknya, tetapi juga kebanggaan bagi Kenya.
Saingan terdekatnya, Yomif Kejelcha dari Ethiopia, juga berhasil menembus ambang dua jam dengan waktu 1:59:41, menjadikan perlombaan ini sebagai momen langka di mana dua pelari menembus batas tersebut dalam satu lomba. Selain itu, Jacob Kiplimo dari Uganda mencatat rekor baru dengan 2:00:28, menurunkan catatan sebelumnya yang dipegang Kelvin Kiptum.
Para ahli berpendapat bahwa pencapaian Sawe menandai perubahan signifikan dalam standar marathon dunia, membuka kemungkinan lebih banyak pelari untuk menembus batas dua jam di masa depan.
Ketiga peristiwa ini, meski berada dalam ranah yang berbeda, menegaskan dinamika dan ketidakpastian yang menjadi ciri khas kehidupan modern: alam yang tak terduga, keputusan kontroversial dalam industri olahraga, dan pencapaian manusia yang melampaui batas sebelumnya.
Ke depan, masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap ancaman cuaca ekstrem, mengikuti perkembangan kebijakan tim bisbol, serta menyambut inovasi dan prestasi baru dalam dunia olahraga.
