Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12,477 Triliun pada Kuartal I 2026

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12,477 Triliun pada Kuartal I 2026
Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12,477 Triliun pada Kuartal I 2026

Keuangan.id – 04 April 2026 | Jakarta – Pada kuartal pertama tahun 2026, nilai notional transaksi di Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) mencatat rekor baru sebesar Rp12,477 triliun, melambung 96 % dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Volume transaksi juga mengalami kenaikan, mencapai 2.610.010 lot (naik 19 % YoY). Pertumbuhan paling signifikan terlihat pada segmen multilateral, yang mencatat kenaikan nilai notional sebesar 233 % menjadi Rp110,5 triliun, meskipun volume hanya naik 13 % menjadi 460.402 lot.

Sementara itu, sistem perdagangan alternatif mencatat pertumbuhan volume 6 % menjadi 2.149.608 lot, dengan nilai notional Rp12,366 triliun, naik 95 % secara tahunan.

Direktur ICDX, Nursalam, menyatakan bahwa catatan kuartal I ini menunjukkan kepercayaan investor yang terus menguat dan menegaskan proyeksi pertumbuhan transaksi sekitar 20 % selama sisa tahun 2026.

ICDX juga menekankan peran penting transaksi multilateral sebagai alat lindung nilai (hedging) bagi pelaku usaha, dengan tiga komoditas utama sebagai dasar kontrak berjangka: emas, mata uang, dan minyak mentah.

Data historis menunjukkan bahwa pada tahun 2025 total volume transaksi di ICDX mencapai 10.334.487 lot dengan nilai notional Rp31,999 triliun. Dari total tersebut, transaksi multilateral berjumlah 2.350.664 lot dengan nilai notional Rp427,5 triliun, sementara sistem perdagangan alternatif mencatat 7.983.823 lot dengan nilai notional Rp31,572 triliun.

Parameter Kuartal I 2026 Tahun 2025
Notional Value (triliun Rp) 12,477 31,999
Volume (lot) 2,610,010 10,334,487
Notional Multilateral (triliun Rp) 110,5 427,5
Volume Multilateral (lot) 460,402 2,350,664
Notional Alternatif (triliun Rp) 12,366 31,572
Volume Alternatif (lot) 2,149,608 7,983,823

Dengan fondasi yang kuat dan dukungan regulasi, ICDX berharap ekosistem perdagangan berjangka komoditas akan terus menjadi pilihan investasi yang menarik di Indonesia.

Exit mobile version