Keuangan.id – 15 Maret 2026 | Layanan digital korporasi perbankan menunjukkan percepatan yang signifikan, memicu lonjakan transaksi nasabah di tengah persaingan industri keuangan yang semakin ketat.
Bank-bank BUMN yang mengusung model wholesale banking menempatkan aplikasi terintegrasi sebagai tulang punggung operasional. Platform seperti Bale Korpora, BEWIZE, dan Kopra menjadi contoh konkret bagaimana teknologi dapat mempercepat proses kredit, memperluas jangkauan, dan meningkatkan efisiensi.
- Bale Korpora: menyatukan proses permohonan, evaluasi, dan pencairan kredit korporasi dalam satu antarmuka.
- BEWIZE: mengautomasi analisis risiko dan underwriting menggunakan data real‑time.
- Kopra: memfasilitasi pembiayaan rantai pasok dengan integrasi langsung ke sistem ERP nasabah.
Hasilnya, volume transaksi nasabah korporasi mengalami pertumbuhan dua digit dalam beberapa bulan terakhir, dengan peningkatan rata‑rata sebesar 27 % dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kecepatan penyelesaian transaksi turun dari rata‑rata tiga hari menjadi kurang dari satu hari kerja, berkat otomatisasi alur kerja.
Keuntungan utama yang dilaporkan meliputi:
- Pengurangan waktu persetujuan kredit hingga 70 %.
- Visibilitas penuh terhadap portofolio kredit secara real‑time.
- Peningkatan kepuasan nasabah korporasi melalui layanan self‑service.
Ke depan, para pelaku perbankan diprediksi akan memperluas ekosistem digital dengan menambah modul analitik AI, integrasi fintech, serta layanan berbasis cloud, guna mempertahankan momentum pertumbuhan dan memenuhi ekspektasi nasabah korporasi yang semakin menuntut kecepatan serta transparansi.
