Keuangan.id – 01 Mei 2026 | PT TBS Energi Utama Tbk (TBS/TOBA) mencatat kinerja yang semakin kuat pada kuartal pertama tahun 2026. Laporan keuangan menunjukkan peningkatan pendapatan dan profitabilitas yang signifikan, menandakan bahwa Transformasi TBS mulai memberikan hasil nyata.
Highlight Kuartal I 2026
- Pendapatan naik 18% menjadi Rp 2,45 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
- Laba bersih meningkat 27% menjadi Rp 340 miliar.
- Earnings per Share (EPS) mencapai Rp 45,5 per lembar.
- EBITDA tumbuh 22% menjadi Rp 580 miliar.
- Arus kas operasi bersih mencapai Rp 410 miliar.
Analisis Transformasi Bisnis
Strategi restrukturisasi yang diluncurkan pada akhir 2024 mencakup optimalisasi portofolio energi terbarukan, digitalisasi proses operasional, serta peningkatan efisiensi biaya. Dampak langsung terlihat pada margin kotor yang naik menjadi 38%, lebih tinggi 5 poin persentase dibandingkan kuartal sebelumnya.
| Indikator | Q1 2026 | Q1 2025 | Perubahan |
|---|---|---|---|
| Pendapatan | Rp 2,45 Triliun | Rp 2,07 Triliun | +18% |
| Laba Bersih | Rp 340 Miliar | Rp 267 Miliar | +27% |
| EBITDA | Rp 580 Miliar | Rp 475 Miliar | +22% |
| Margin Kotor | 38% | 33% | +5 ppt |
| Arus Kas Operasional | Rp 410 Miliar | Rp 330 Miliar | +24% |
Para analis menilai bahwa hasil positif ini memberikan landasan yang kuat untuk target pertumbuhan tahunan sebesar 12% hingga akhir 2026. Manajemen juga menegaskan komitmen untuk memperluas kapasitas pembangkit energi terbarukan serta meningkatkan rasio hutang terhadap ekuitas menjadi lebih konservatif.
Investor dapat menantikan pembaruan lanjutan pada kuartal berikutnya, dimana perusahaan berencana mengumumkan beberapa proyek hijau baru yang diproyeksikan akan menambah nilai tambah bagi pemegang saham.
