Laba Jasa Marga (JSMR) Anjlok, Asing Catatkan Net Buy Rp85,43 Miliar

Laba Jasa Marga (JSMR) Anjlok, Asing Catatkan Net Buy Rp85,43 Miliar
Laba Jasa Marga (JSMR) Anjlok, Asing Catatkan Net Buy Rp85,43 Miliar

Keuangan.id – 04 Mei 2026 | Laba bersih Jasa Marga (JSMR) mencatat penurunan signifikan pada kuartal pertama 2026, menurun menjadi Rp774 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Penurunan ini memicu volatilitas pada saham perusahaan, yang sempat naik tajam sebelum akhirnya dikoreksi seiring aliran dana asing.

Pengumuman Laba Kuartal I 2026

Arus Dana Asing

Investor asing mencatat net buy sebesar Rp85,43 miliar selama sesi perdagangan. Aktivitas beli bersih ini menunjukkan keyakinan sebagian pelaku pasar luar negeri terhadap prospek jangka menengah JSMR, meskipun laba kuartalan melemah.

Pergerakan Saham

Saham JSMR sempat menguat 4% setelah pengumuman laba, namun kemudian tertekan hingga turun 1,2% pada penutupan karena aksi profit taking dan penyesuaian ekspektasi laba selanjutnya.

Faktor Penyebab Penurunan Laba

  • Penurunan volume lalu lintas kendaraan di sejumlah jalan tol utama.
  • Kenaikan biaya operasional, terutama biaya energi dan pemeliharaan jalan.
  • Investasi infrastruktur yang masih dalam tahap pembangunan dan belum menghasilkan pendapatan.

Prospek Kedepan

Manajemen JSMR menargetkan pemulihan pendapatan pada kuartal berikutnya seiring peningkatan mobilitas pasca pandemi dan penyelesaian proyek jalan tol baru yang diharapkan dapat menambah basis pendapatan.

Investor disarankan memperhatikan perkembangan kebijakan pemerintah terkait tarif tol serta progres proyek-proyek strategis yang dapat mempengaruhi arus kas perusahaan.

Exit mobile version