Keuangan.id – 10 April 2026 | Ibrahima Konaté, bek tengah asal Prancis yang kini menjadi salah satu pilar pertahanan Liverpool, kembali menjadi sorotan media setelah ia menyuarakan dukungan terhadap penundaan pertandingan di Premier League. Pernyataan Konaté muncul menjelang leg pertama pertandingan Liga Champions antara Paris Saint-Germain (PSG) dan Liverpool yang berlangsung pada 10 April 2026. Kemenangan 2-0 PSG di Old Trafford menambah tekanan pada Liverpool, namun defender berusia 26 tahun tersebut mengungkapkan keinginannya agar liga domestik di Inggris mempertimbangkan penjadwalan ulang untuk klub-klub yang masih berkompetisi di kompetisi Eropa.
Penundaan Liga di Prancis menjadi contoh
Ligue 1 baru-baru ini memutuskan menunda pertandingan PSG vs Lens dari 11 April menjadi 13 Mei. Keputusan ini diambil untuk memberi ruang bagi PSG mempersiapkan leg balik melawan Liverpool di Anfield. Konaté menilai langkah tersebut sebagai “langkah progresif” dan mengapresiasi LFP karena sudah melakukan penyesuaian serupa selama dua musim berturut‑turut. Ia menambahkan, “Jika Ligue 1 dapat membantu klubnya, mengapa Premier League tidak dapat melakukannya? Tentunya situasinya berbeda, namun prinsipnya sama: melindungi kepentingan klub yang bertarung di panggung Eropa.”
Konaté menekankan bahwa Liverpool juga harus fokus pada laga domestik melawan Fulham yang dijadwalkan pada Sabtu 18:30 sebelum kembali ke Anfield untuk leg kedua. Ia berharap keputusan serupa dapat diambil oleh otoritas Inggris di masa mendatang, terutama untuk klub‑klub yang berhadapan dengan jadwal padat di Liga Champions.
Negosiasi kontrak baru: Liverpool berusaha mengamankan masa depan Konaté
Sementara itu, di luar lapangan, Liverpool tampaknya semakin dekat dengan kesepakatan perpanjangan kontrak Konaté. Fabrikasi laporan dari agen transfer ternama, Fabrizio Romano, mengonfirmasi bahwa pembicaraan kontrak telah berjalan positif. Kontrak saat ini berakhir pada Juni 2026, namun klub berkeinginan menandatangani perpanjangan jangka panjang untuk memastikan stabilitas lini belakang.
Berita tersebut muncul tidak lama setelah kabar tentang minat Real Madrid terhadap bek berusia 26 tahun itu mulai mereda. Pada bulan November 2025, Real Madrid mengajukan tawaran kontrak kepada Konaté, namun Liverpool menolak dan berhasil menahan pemainnya tetap berada di Anfield. Menurut laporan, Real Madrid menunda negosiasi karena fokus pada perombakan skuad mereka, memberi peluang bagi Liverpool untuk kembali memperkuat posisinya dalam pembicaraan.
Data statistik menunjukkan bahwa Konaté telah tampil dalam 175 pertandingan untuk Liverpool, mencetak tujuh gol, dan pada musim 2025/2026 telah menambah 43 penampilan. Performa konsisten tersebut membuatnya menjadi salah satu bek tengah terpenting di samping Virgil van Dijk. Kepiawaian defensifnya, kombinasi kecepatan, dan kemampuan dalam duel udara menjadikannya aset tak ternilai bagi Jurgen Klopp.
Implikasi bagi Liverpool dan Premier League
Jika kontrak baru berhasil disepakati, Liverpool akan mengamankan salah satu bek muda terbaik Eropa selama beberapa musim ke depan. Hal ini akan memberikan kestabilan defensif yang sangat dibutuhkan, terutama menjelang fase akhir Liga Champions dan persaingan ketat di Liga Premier. Di sisi lain, permintaan Konaté mengenai penundaan jadwal Premier League menyoroti tantangan logistik yang dihadapi klub-klub yang bermain di dua kompetisi utama sekaligus.
Pengelolaan beban pertandingan menjadi kunci utama untuk menghindari kelelahan pemain dan mengoptimalkan performa di kedua ajang. Beberapa klub Premier League, seperti Manchester City dan Chelsea, telah menyuarakan keprihatinan serupa, mengingat jadwal yang padat dapat memengaruhi kualitas permainan dan meningkatkan risiko cedera.
Sejauh ini, otoritas Premier League belum memberikan komentar resmi terkait usulan penundaan. Namun, pernyataan Konaté dapat menjadi pemicu diskusi lebih luas di antara klub dan pemangku kepentingan liga.
Dengan kontrak yang kemungkinan besar akan diperpanjang dan harapan agar jadwal kompetisi domestik dapat lebih fleksibel, Ibrahima Konaté tampak berada di posisi yang menguntungkan baik bagi dirinya maupun Liverpool. Kedepannya, para penggemar akan menantikan bagaimana keputusan ini akan memengaruhi performa The Reds di panggung domestik dan internasional.
