Berita  

Komandan PMPP TNI Kunjungi Prajurit Luka di Lebanon, Indonesia Tetap Kirim Pasukan ke Misi UNIFIL

Komandan PMPP TNI Kunjungi Prajurit Luka di Lebanon, Indonesia Tetap Kirim Pasukan ke Misi UNIFIL
Komandan PMPP TNI Kunjungi Prajurit Luka di Lebanon, Indonesia Tetap Kirim Pasukan ke Misi UNIFIL

Keuangan.id – 15 Mei 2026 | Indonesia tetap melanjutkan pengiriman personel TNI ke misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) pada tahun ini, meskipun empat prajurit TNI gugur pada tahun ini ketika bertugas di misi tersebut.

Rencananya, Satgas TNI Konga XXII-T/UNIFIL 2026 akan berangkat pada Jumat (22/5/2026). Sementara, personel TNI yang sudah bertugas di Lebanon selama satu tahun kembali ke Tanah Air.

Keputusan Indonesia untuk tetap mengirimkan personel TNI ke UNIFIL menuai tanda tanya dari publik. Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan mengatakan, kelanjutan pengiriman pasukan perdamaian ke Lebanon merupakan keputusan yang didasari pada pertimbangan strategis yang matang.

Pemerintah RI menggunakan beberapa parameter konkret dalam menilai kelayakan dan keamanan misi. Pemerintah melakukan penilaian risiko berbasis kondisi di lapangan. Pemerintah secara berkala menerima laporan dari Kedutaan Besar RI (KBRI) di Beirut dan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI mengenai tingkat kerawanan wilayah serta kemampuan mitigasi risiko di lapangan.

Kedua, dilakukan reorganisasi dan reposisi kekuatan pasukan dengan mempertimbangkan efektivitas perlindungan personel. Langkah itu dapat berupa pengosongan maupun pemindahan pos satgas menyesuaikan situasi keamanan yang berkembang.

Paramter ketiga, yakni ada komitmen dan janji dari PBB. Meskipun hingga kini belum diambil tindakan apapun terhadap Israel. Ketiga, komitmen akuntabilitas dan investigasi PBB.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memastikan evaluasi terus berjalan namun misi perdamaian tetap dilanjutkan sesuai amanat UUD 1945 untuk berkontribusi menjaga perdamaian dunia.

Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian TNI, Mayjen TNI Iwan Bambang Setiawan, ketika memberikan baret biru kepada 734 personel TNI yang akan bertugas di Lebanon, menegaskan bahwa pengiriman pasukan didukung komitmen PBB soal perlindungan, investigasi insiden, serta rencana kontingensi jika mandat UNIFIL tak lagi menjamin keselamatan personel.

Dalam kunjungannya ke prajurit luka di Lebanon, Komandan PMPP TNI menunjukkan kepedulian dan perhatian terhadap prajurit yang terluka. Indonesia tetap berkomitmen untuk melanjutkan misi perdamaian di Lebanon dan berkontribusi menjaga perdamaian dunia.

Indonesia akan terus melakukan evaluasi dan penilaian terhadap situasi keamanan di Lebanon dan akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi prajurit dan memastikan keselamatan mereka.

Exit mobile version